Berita

Tiga mantan kader PSI bergabung menjadi kader PDIP Sumatera Selatan. (Foto: RMOLSumsel)

Politik

Para Petinggi PSI di Sumsel Loncat ke PDIP

MINGGU, 01 MARET 2026 | 20:20 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Tiga kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pindah dan bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Mereka adalah Thamrin mantan Ketua PSI Musi Rawas, Chandra Saputra mantan Sekretaris PSI Musi Banyuasin; dan Zairul pengurus PSI Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Mereka diterima langsung jajaran pengurus DPD PDIP Sumsel di Kantor DPD PDIP Sumsel.

“Bergabungnya Pak Thamrin, Chandra, dan Pak Zairul menjadi inspirasi untuk bersama-sama berjuang di PDIP Sumsel. Ke depan, tidak hanya agenda politik yang akan kita jalankan, tetapi juga agenda kemaslahatan rakyat,” kata Wakil Ketua Bidang Politik PDIP Sumsel, Susanto Adjis diberitakan Kantor Berita RMOLSumsel, Minggu, 1 Maret 2026.


Para kader baru akan menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) PDIP dan mengikuti kaderisasi tingkat pratama sebagai bagian dari proses pemahaman ideologi dan arah perjuangan partai.

“Di PDIP, ini adalah misi perjuangan, bukan sekadar profesi,” tegasnya.

Senada, Wakil Sekretaris Bidang Program DPD PDIP Sumsel, Beni Hernedi menyebut bergabungnya mantan kader PSI ini sebagai dinamika politik yang sehat, sekaligus bentuk kepercayaan terhadap partai pimpinan Megawati Soekarnoputri.

“Kami tidak hanya membangun politik elektoral, tetapi juga mengedepankan ideologi keberpihakan kepada rakyat kecil,” kata Beni

Sementara itu, Thamrin mengaku sudah mengundurkan diri dari jabatan Ketua PSI Musi Rawas sebelum bergabung ke PDIP. Ia menyatakan siap memperkuat struktur partai, khususnya di daerah yang masih membutuhkan penguatan kaderisasi.

“Kami ingin PDIP semakin besar dan menjadi pemenang pada kontestasi politik mendatang,” ujarnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya