Berita

Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Jakarta Ramadan Festival Gerakkan Ekonomi Rakyat

MINGGU, 01 MARET 2026 | 00:18 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Penyelenggaraan Jakarta Ramadan Festival 2026 yang digelar Pemprov DKI Jakarta hingga 31 Maret 2026 merupakan momentum penting dalam menghadirkan Ramadan yang hangat, inklusif, dan berdampak luas bagi warga Jakarta dan sekitarnya.

Hal tersebut disampaikan Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris melalui keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu 28 Februari 2026.

“Jakarta Ramadan Festival adalah strategi sosial dan ekonomi yang cerdas untuk gerakan ekonomi, memperkuat kebersamaan warga, serta menjadikan Jakarta tetap hidup dan semarak selama Ramadan dan Idulfitri,” kata Fahira.


Fahira menilai festival akan memiliki dampak ekonomi yang sangat besar. Keterlibatan 101 pusat perbelanjaan dengan target transaksi hingga Rp15 triliun menunjukkan optimisme terhadap perputaran ekonomi Ramadan. 

Menurut Fahira, diskon hingga 70 persen, insentif pajak bagi hotel dan pusat belanja, serta promo transportasi umum menjadi stimulus nyata untuk menjaga konsumsi domestik.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan UMKM melalui UMKM corner dan kegiatan ekonomi kreatif seperti Jakarta Eid Modest Fashion di Tanah Abang yang memperkuat posisi Jakarta sebagai pusat ekonomi kreatif nasional .

“Momentum Ramadan harus menjadi pengungkit ekonomi rakyat," kata Fahira.

Selain aspek ekonomi, Fahira Idris menilai Jakarta Ramadan Festival berhasil menghadirkan ruang kebersamaan di ruang publik melalui program seperti Jakarta Light Festival, Harmoni Ramadan, hingga Rebana Ramadan Kolosal di Bundaran Hotel Indonesia.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi membuka Jakarta Ramadan Festival di Bundaran HI, Jakarta Pusat pada Jumat 27 Februari 2026. Festival ini digelar hingga 31 Maret 2026 dengan menghadirkan berbagai acara dan program diskon untuk masyarakat.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya