Berita

Proses evakuasi korban trem anjlok di Milan pada Jumat pagi, 27 Februari 2026 waktu Italia (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube New York Post)

Dunia

Trem di Italia Anjlok Hantam Bangunan, Dua Tewas Puluhan Terluka

SABTU, 28 FEBRUARI 2026 | 13:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dua orang tewas dan sedikitnya 38 lainnya terluka setelah sebuah trem anjlok lalu menabrak bangunan di Kota Milan, Italia, pada Jumat pagi, waktu setempat.

Laporan AFP yang dikutip Sabtu, 28 Februari 2026 menyebutkan, satu korban meninggal dunia tertabrak trem saat kendaraan keluar dari rel, sementara korban kedua merupakan penumpang yang berada di dalam trem. 

Media setempat melaporkan salah satu korban adalah pria Italia berusia sekitar 60 tahun, sedangkan korban lainnya adalah pria asal Senegal yang meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit.


Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni, menyampaikan belasungkawa mendalam atas tragedi tersebut. “Saya menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga para korban dan seluruh pihak yang terdampak,” ujarnya dalam pernyataan resmi.

Sebanyak 38 orang dilaporkan mengalami luka-luka. Petugas pemadam kebakaran mengevakuasi korban dan membungkus mereka dengan selimut darurat, sementara ambulans membawa korban luka berat ke rumah sakit terdekat.

Wali Kota Milan, Giuseppe Sala, mengatakan trem tersebut tergolong baru dan masinis memiliki pengalaman bertahun-tahun. Namun, hasil penyelidikan awal mengindikasikan bahwa pengemudi diduga tidak mengaktifkan sakelar rel (track switch) dan sempat melewati pemberhentian terakhir sebelum kecelakaan terjadi.

“Sepertinya ini bukan masalah teknis, melainkan terkait dengan pengemudi,” kata Sala di lokasi kejadian.

Masinis yang kini dirawat di rumah sakit dengan luka ringan dilaporkan mengaku merasa tidak enak badan sebelum kecelakaan terjadi. Hingga kini, pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti insiden tersebut, termasuk kemungkinan pelanggaran batas kecepatan 50 kilometer per jam yang berlaku bagi trem di kota itu.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya