Berita

Menteri Agama, Nasaruddin Umar menggunakan jasa ojek online untuk menguber waktu buka puasa bersama di tengah hiruk-pikuk dan kemacetan Kota Jakarta pada Jumat petang, 27 Februari 2026 (Foto: Dok. Istimewa)

Nusantara

Kejar Waktu Jelang Buka Puasa, Menag Pilih Naik Ojol ke Rumdin Menko Yusril

SABTU, 28 FEBRUARI 2026 | 12:32 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Moment buka puasa bersama di bulan Ramadan selalu dinantikan umat Muslim yang ada di Indonesia terlebih di Jakarta.

Namun, seperti biasanya jelang jam-jam buka puasa, kemacetan lalu lintas kerap terjadi di sejumlah wilayah.

Kebanyakan warga ingin buru-buru pulang ke rumah untuk santap buka puasa bersama keluarga.


Begitu juga dengan Menteri Agama, Nasaruddin Umar yang rela menggunakan jasa ojek online untuk menguber waktu buka puasa bersama di tengah hiruk-pikuk dan kemacetan Kota Jakarta pada Jumat petang, 27 Februari 2026.

"Ramadan Mubarak. Sore ini kami naik Gojek bersama Bapak Menteri Agama RI/ Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar menghadiri undangan ceramah dari Menko Prof Yusril Ihza Mahendra dari Gambir ke Widya Chandra, Kuningan," tulis Stafsus Menag Gugun Gumilar yang dikutip redaksi, Sabtu, 28 Februari 2026.

Memang jarak antara kantor Kemenag di Jakarta Pusat dan rumah menteri di Widya Chandra bila diukur dengan Google Maps sekitar 9,1 kilometer.

Bila ditempuh dengan naik mobil maka akan membutuhkan waktu yang lama.

Dalam unggahan video di akun instagram @gugungumilar89 terlihat Menag naik ojek online dengan motor Honda Beat berwarna hitam.

Terlihat juga motor yang ditumpangi Menag dikawab oleh Patwal dan menembus kemacetan dengan berjalan di sisi kiri.

Gugun pun menyebut di bulan Ramadan ini banyak agenda yang ditujukan ke Menag.

"Setiap hari jadwal undangan dan ceramah beliau full. Insha Allah, kita doakan guru, ulama dan orang tua kita dijauhkan dari segala fitnah dan gangguan. Al Fatihah," kata Gugun.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya