Berita

Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini (Foto: Dokumen Fraksi Nasdem)

Politik

Bayang-Bayang Kartel Global, DPR Minta Negara Perketat Intelijen dan Jalur Masuk RI

SABTU, 28 FEBRUARI 2026 | 10:31 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi I DPR RI mendorong pemerintah memperkuat kerja sama intelijen internasional guna menutup celah jalur penyelundupan narkoba ke Indonesia.

Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini, menilai pernyataan Badan Narkotika Nasional (BNN) mengenai keterkaitan bandar narkotika asal Meksiko, El Mencho, dengan jaringan penyelundupan ke Indonesia menambah kompleksitas tantangan keamanan nasional.

Menurutnya, dinamika dalam jaringan kartel justru berpotensi membuka jalur distribusi baru ke pasar-pasar yang telah teridentifikasi, termasuk Indonesia.


"Pendekatan ini harus dilakukan secara terintegrasi antara diplomasi, intelijen, dan penegakan hukum," kata Amelia kepada wartawan, Sabtu, 28 Februari 2026.

Legislator Partai NasDem itu menegaskan, kematian figur kunci dalam jaringan kartel tidak serta-merta menghentikan aktivitas kejahatan terorganisasi. Sebaliknya, kondisi tersebut dapat memicu fragmentasi kelompok dan perebutan kekuasaan internal yang berujung pada ekspansi jaringan.

Selain memperkuat kerja sama intelijen, pemerintah juga dinilai perlu meningkatkan pengawasan di pintu-pintu masuk strategis serta memperdalam pertukaran data dengan aparat penegak hukum negara mitra.

Amelia menekankan, ancaman terhadap Indonesia tidak selalu hadir dalam bentuk konflik bersenjata, tetapi juga melalui jaringan kriminal transnasional yang bergerak dinamis mengikuti perubahan situasi global.

Karena itu, ia mendorong negara bertindak proaktif dalam melindungi warga negara sekaligus menjaga kedaulatan dari ancaman narkotika lintas batas.

"Keamanan WNI dan ketahanan nasional harus berjalan beriringan melalui respons yang cepat, terkoordinasi, dan berbasis analisis risiko yang komprehensif," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

UPDATE

Persib Naik Peringkat Usai Tahan Imbang Dewa United

Senin, 12 Oktober 2026 | 02:20

Menata Kembali Pendidikan Kita

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:58

Koperasi di Bima Sukses Produksi Garam Merah Putih

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:35

Golkar Perkenalkan Sistem Dapil Nasional, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:15

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Paradoks Kebijakan Pertahanan Negara

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:48

Baintelkam Polri Alami Perombakan di Era Suyudi

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:20

Taruna Merah Putih Gelar Taman Talks Kupas Masa Depan Kerja di Era AI

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:45

Polemik Revitalisasi Taman Coatesville, Warga Protes Bangunan 480 Meter Persegi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:33

Pangandaran Run 2026 Rajut Kebersamaan TNI dan Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:18

Manggala Agni Turun Tangan Padamkan Karhutla yang Mendekati Permukiman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:07

Selengkapnya