Berita

Presiden Prabowo Subianto dan Presiden UEA Mohammed bin Zayed Al Nahyan (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Dunia

Prabowo dan MBZ Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Investasi Dua Negara

JUMAT, 27 FEBRUARI 2026 | 11:37 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Komitmen memperkuat arus investasi menjadi salah satu hasil utama pertemuan Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Uni Emirat Arab Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan di Abu Dhabi. 

Kedua pemimpin sepakat mendorong kerja sama yang lebih intensif dan terukur demi memperkokoh fondasi ekonomi Indonesia dan UEA di tengah dinamika global.

Dalam pertemuan bilateral yang berlangsung hangat di Istana Qasr Al Bahr, Kamis, 26 Februari 2026, Prabowo dan MBZ membahas penguatan hubungan strategis yang telah terjalin erat selama ini. 


Fokus utama diarahkan pada peningkatan investasi serta perluasan kolaborasi di berbagai sektor prioritas.

Menurut laporan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Presiden MBZ secara langsung menegaskan komitmen negaranya untuk memperbesar penanaman modal di Tanah Air.

“Pertemuan membahas kerja sama peningkatan investasi. Bilateral ditingkatkan. UAE ingin meningkatkan investasinya di Indonesia,” ungkap Teddy yang turut mendampingi Presiden Prabowo dalam pertemuan.

Penguatan kerja sama ini semakin menegaskan posisi Indonesia sebagai mitra strategis utama UEA di Asia Tenggara. Selama ini, kolaborasi kedua negara telah mencakup sektor energi, infrastruktur, hingga pengembangan ekonomi masa depan, yang dinilai memiliki prospek cerah dan berdaya ungkit tinggi.

Presiden Prabowo menyambut positif komitmen tersebut. Ia menegaskan kesiapan pemerintah Indonesia dalam menjaga iklim investasi yang kondusif, transparan, dan berkelanjutan. 

Berbagai peluang di sektor prioritas nasional pun dibuka lebar bagi investor UEA untuk memperluas portofolio bisnisnya di Indonesia.

Momentum pertemuan ini kian bermakna karena berlangsung bertepatan dengan peringatan 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan UEA pada 2026. 

Setengah abad relasi kedua negara kini memasuki babak baru, dengan orientasi yang semakin komprehensif dan berjangka panjang, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta kemitraan masa depan yang saling menguntungkan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya