Berita

Ketua Forum Ekonomi Dunia Borge Bende (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube France24)

Dunia

Ketua Forum Ekonomi Dunia Mundur karena Terseret Kasus Epstein

JUMAT, 27 FEBRUARI 2026 | 07:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Skandal Jeffrey Epstein kembali memakan korban dari kalangan tokoh dunia. Kali ini, giliran Ketua Forum Ekonomi Dunia (WEF), Borge Brende, yang mengundurkan diri setelah hubungannya dengan terpidana pelaku kejahatan seksual itu terungkap.
Brende, yang juga mantan menteri luar negeri Norwegia dan menjabat sebagai presiden serta CEO WEF sejak 2017, mengumumkan pengunduran dirinya pada Kamis, 26 Februari 2026, waktu setempat.

Dalam pernyataannya, Brende tidak menyebut nama Epstein. Ia hanya mengatakan bahwa setelah mempertimbangkan dengan saksama, ia memutuskan mundur demi kepentingan organisasi. 

“Saya percaya sekarang adalah saat yang tepat bagi Forum untuk melanjutkan pekerjaan pentingnya tanpa gangguan,” ujarnya, dikutip dari Al-Jazeera, Jumat 27 Februari 2026.

“Saya percaya sekarang adalah saat yang tepat bagi Forum untuk melanjutkan pekerjaan pentingnya tanpa gangguan,” ujarnya, dikutip dari Al-Jazeera, Jumat 27 Februari 2026.

Pengunduran diri ini terjadi beberapa minggu setelah WEF meluncurkan penyelidikan independen atas hubungan Brende dengan Epstein. Berdasarkan dokumen yang dirilis Departemen Kehakiman AS, Brende diketahui menghadiri tiga makan malam bisnis bersama Epstein pada 2018-2019, serta melakukan komunikasi melalui email dan pesan singkat.

Epstein sendiri pernah divonis pada 2008 karena menyediakan anak di bawah umur untuk prostitusi dan menjalani hukuman sekitar satu tahun penjara. Ia kembali diselidiki pada 2019 atas tuduhan perdagangan seks anak di bawah umur, sebelum akhirnya meninggal karena bunuh diri di tahanan pada tahun yang sama.

Brende menyatakan bahwa ia diperkenalkan kepada Epstein sebagai “investor Amerika” saat menghadiri makan malam di New York atas undangan mantan politisi Norwegia, Terje Rod-Larsen. Ia menegaskan bahwa makan malam dan beberapa pesan elektronik itu merupakan satu-satunya interaksinya dengan Epstein. 

“Saya sama sekali tidak mengetahui masa lalu dan aktivitas kriminal Epstein,” katanya, seraya menambahkan bahwa ia menyesal tidak melakukan pemeriksaan latar belakang lebih menyeluruh.

Ketua bersama WEF, Andre Hoffmann dan Larry Fink, menyatakan bahwa tinjauan independen telah selesai dan tidak menemukan kekhawatiran tambahan selain yang sudah diungkap sebelumnya. Untuk sementara, Alois Zwinggi ditunjuk sebagai presiden dan CEO interim, sementara dewan pengawas WEF akan memimpin proses pencarian pengganti tetap.

Kasus ini menambah daftar panjang tokoh politik, bisnis, dan bangsawan di berbagai negara yang terseret dampak dokumen Epstein. Sejumlah nama di Norwegia, Inggris, Prancis, dan Slovakia telah menghadapi penyelidikan, dakwaan, penangkapan, atau memilih mundur dari jabatan mereka setelah hubungan mereka dengan Epstein terungkap ke publik.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya