Berita

Bos FIFA, Gianni Infantino (Foto: AFP)

Global

Bos FIFA Yakin Piala Dunia 2026 Meksiko Aman Meski Ada Gelombang Kekerasan

KAMIS, 26 FEBRUARI 2026 | 16:11 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kepala FIFA, Gianni Infantino, menyatakan dirinya sangat yakin terkait penyelenggaraan Piala Dunia 2026 di Meksiko meski terjadi gelombang kekerasan yang dipicu oleh tewasnya pemimpin kartel narkoba. 

Hal itu disampaikan Infantino dalam sebuah pernyataan resmi di Barranquilla, Kolombia, dua hari setelah anggota kartel melakukan aksi kekerasan, termasuk di kota tuan rumah Guadalajara, setelah kematian pemimpin mereka, Nemesio “El Mencho” Oseguera.

"Sangat meyakinkan, semuanya baik-baik saja. Ini akan menjadi spektakuler,” ujar Infantino seperti dikutip dari AFP, Kamis, 26 Februari 2026. 


Meksiko menjadi salah satu dari tiga negara penyelenggara Piala Dunia yang berlangsung pada 11 Juni-19 Juli 2026, bersama Amerika Serikat dan Kanada. 

Gelombang kekerasan terjadi terutama di Guadalajara, di mana setidaknya 74 orang tewas selama operasi penangkapan Oseguera dan bentrokan dengan aparat keamanan, meski hanya satu warga sipil yang menjadi korban.

Warga setempat menggambarkan suasana seperti zona perang saat melihat puing-puing kendaraan yang dibakar di Puerto Vallarta, salah satu daerah wisata di Jalisco.

Meski demikian, Infantino tetap optimistis soal kelancaran turnamen. Sementara itu, federasi sepak bola Portugal menunda keputusan terkait laga persahabatan mereka di Mexico City pada 29 Maret dan menyatakan akan memprioritaskan keamanan pemain dan pendukung. 

Pelatih tim nasional Meksiko, Javier Aguirre, menegaskan semua agenda tetap berjalan sesuai rencana.

Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, menegaskan bahwa tidak ada risiko bagi penonton Piala Dunia dan situasi secara bertahap kembali normal. 

Guadalajara akan menjadi tuan rumah empat pertandingan fase grup, termasuk laga yang dinanti antara Uruguay dan Spanyol, serta bersama Monterrey menggelar playoff menentukan dua tim terakhir lolos ke putaran final.

Gelombang kekerasan juga berdampak pada sektor industri, termasuk pabrik perakitan mobil Honda di Guadalajara yang sementara dihentikan operasionalnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya