Berita

Raja Yordania Abdullah II mengantara kepulangan Presiden Prabowo Subianto menuju Bandara Marka Amman (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Dunia

Penuh Keakraban, Raja Yordania Sopiri Presiden Prabowo ke Bandara

KAMIS, 26 FEBRUARI 2026 | 06:39 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Isyarat kuat persahabatan dua negara tercermin dari tindakan Raja Yordania Abdullah II yang menyopiri Presiden Prabowo menuju Bandara Militer Marka, Amman, Rabu, 25 Februari 2026. 

Setelah menggelar rangkaian pertemuan bilateral di Istana Basman, Presiden RI langsung bertolak menuju bandara. 

Dalam suasana yang hangat dan penuh penghormataan, Raja Abdullah II terlihat menyupiri langsung kendaraan yang membawa dirinya bersama Prabowo menuju bandara.


Setibanya di Bandara, Raja Yordania kembali menunjukkan penghormatan tinggi dengan melepas secara langsung keberangkatan Presiden Prabowo. 

Di bawah tangga pesawat, kedua pemimpin negara tampak saling berpelukan hangat sebelum berpisah, menunjukkan kedekatan personal yang melampaui formalitas kenegaraan.

Turut melepas keberangkatan Presiden RI di antaranya Putra Mahkota Kerajaan Yordania Hasyimiah Al Hussein bin Abdullah II beserta sejumlah pejabat Kerajaan Yordania. 

Hadir pula Duta Besar RI untuk Kerajaan Yordania Hasyimiah Ade Padmo Sarwono dan Atase Pertahanan RI untuk Kerajaan Yordania Hasyimiah Kolonel Laut (P) Dafris D. Syahruddin.

Tidak berhenti di situ, penghormatan tinggi juga terlihat saat pesawat yang membawa Presiden Prabowo lepas landas. 

Empat pesawat tempur F-16 Angkatan Udara Yordania mengawal pesawat kepresidenan hingga keluar wilayah udara Yordania, menandai eratnya hubungan kedua negara dan tingginya respek Kerajaan Yordania terhadap Kepala Negara Republik Indonesia.

Rangkaian momen tersebut bukan sekadar prosesi perpisahan, melainkan simbol kuat persahabatan dua bangsa yang dibangun di atas rasa saling percaya dan kedekatan antarpemimpin. 

Dari Amman, Presiden Prabowo melanjutkan agenda kunjungannya ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, didampingi sejumlah menteri Kabinet Merah Putih.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya