Berita

Presiden RI Prabowo Subianto dan Raja Yordania Abdullah II (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Dunia

Yordania Komit Dukung Pengiriman Pasukan RI ke Gaza

KAMIS, 26 FEBRUARI 2026 | 06:20 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kerajaan Yordania menegaskan komitmennya untuk mendukung rencana pengiriman pasukan perdamaian Indonesia ke Gaza, Palestina. 

Komitmen tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Sugiono usai mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertemu dengan Raja Abdullah II di Istana Basman, Amman, Rabu waktu setempat, 26 Februari 2026. 

Dikatakan Menlu, pemerintah Yordania menegaskan kesiapan penuh untuk memberikan dukungan terhadap pasukan RI yang nantinya akan bertugas di bawah komando International Security Force (ISF).


“Intinya adalah bahwa Yordania juga siap memberikan dukungan dan support-nya kepada Indonesia pada saat nanti kita mengirimkan pasukan,” ujar Sugiono kepada awak media.

Selain komitmen dukungan politik, kedua negara juga membahas sejumlah aspek teknis di bidang kerja sama militer. 

Pertemuan ini sekaligus menjadi tindak lanjut dari sejumlah kerja sama yang telah dirintis sebelumnya, termasuk saat kunjungan Raja Yordania ke Jakarta beberapa waktu lalu. 

“Ada beberapa progres yang berjalan dan akan ada follow-up di beberapa hal yang masih dibutuhkan untuk ditindaklanjuti,” jelas Sugiono.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya