Berita

Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai. (Foto: Dok. Pribadi)

Politik

Menteri Pigai Sejak Lahir Sudah Hidup di Tengah Moncong Senjata

KAMIS, 26 FEBRUARI 2026 | 05:26 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai lagi-lagi membuat pengakuan mengejutkan.

Setelah sebelumnya mengklaim paham HAM sejak berusia 5 tahun, ia kini mengaku sudah familiar hidup di tengah peperangan, yakni di Enarotali, Kabupaten Paniai, Irian Jaya (sekarang Papua Tengah).  

"Sejak lahir, saya sudah hidup di tengah moncong senjata. Enarotali Paniai, pusat perang antara OPM (Organisasi Papua Merdeka) dan militer Indonesia. Di situ saya rasakan batas tipis antara hidup dan mati, baik dan jahat, orang menjerit, ratap dan rintih, haus dan lapar, adil dan tidak adil," tegas Pigai dikutip Kamis, 26 Februari 2026.


Dari tanah kelahiran itulah, Pigai menyebut sudah paham esensi dasar hak asasi manusia secara universal. 

"Di situlah saya mengerti nilai fundamental tentang hak asasi manusia. Perjalanan hidup yang membentuk karakter dan integritas saya sebagai pembela orang-orang tertindas, pengungkap suara bagi mereka yang tak bersuara," jelas Pigai.

"Dari seorang korban HAM hingga menjadi orang nomor 1 di bidang HAM di Indonesia. Saya bekerja mencatat sejarah, menyelami sejarah dan menentukan sejarah HAM di Republik ini," tutup Natalius Pigai.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Tiga Tantangan Utama Ekonomi Global Menurut IMF: Energi, Utang, dan Teknologi AI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:10

Tiga Indeks Wall Street Melemah, Dow Jones Turun 0,66 Persen

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:46

Harga Logam Mulia Redup Disengat Dolar AS dan Kenaikan Imbal Hasil

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:34

Mantan Ibu Negara Sri Lanka Ditangkap, Terseret Dugaan Penyalahgunaan Dana Donasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:16

Bursa Eropa Berguguran Disengat Lonjakan Minyak dan Obligasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:02

Baznas Perkuat Ekosistem Digital Fundraising

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:51

PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:25

Pilpres 2029 Lampu Kuning untuk Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:01

Pakpok Putusan MK

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:33

Pramono Larang PMI Pungut Iuran ke ASN DKI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:21

Selengkapnya