Berita

Ketua DPP PDIP, MY Esti Wijayati.(Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

PDIP Sesalkan MBG Sedot Dana Pendidikan

KAMIS, 26 FEBRUARI 2026 | 03:01 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kebijakan pemerintah Presiden Prabowo Subianto menggunakan anggaran pendidikan untuk membiayai Program Makan Bergizi Gratis (MBG), disesalkan Ketua DPP PDIP, MY Esti Wijayati.

Esti menilai, penggunaan dana tersebut menjadi ironi di tengah masih banyaknya sekolah yang kondisinya sangat tidak layak di berbagai pelosok Tanah Air.

Ia mengungkapkan, PDIP perlu meluruskan narasi simpang siur yang seolah menutupi fakta bahwa dana MBG diambil dari alokasi anggaran pendidikan.


Terlebih, Wakil Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi PDIP itu kerap mendapat banyak pertanyaan langsung dari masyarakat terkait asal-usul dana program tersebut.

"'Bunda, ini beritanya katanya MBG itu tidak mengambil anggaran pendidikan, yang benar yang mana toh Bun?' sambil menyertakan berita-berita dari medsos," ungkap Esti dalam konferensi pers di Sekolah Partai Lenteng Agung, Jakarta, Rabu 25 Februari 2026.

Menjawab kebingungan warga tersebut, Esti dengan tegas membenarkan bahwa program MBG memang memotong porsi anggaran pendidikan.

Oleh karena itu, Fraksi PDIP merasa wajib membeberkan kebenaran sesuai dengan data-data resmi yang ada.

Lebih lanjut, Esti menyayangkan tersedotnya dana triliunan rupiah dari pos pendidikan. Menurutnya, alokasi tersebut seharusnya bisa difokuskan untuk menuntaskan masalah infrastruktur dan sarana prasarana sekolah yang masih jauh dari kata layak.

Ia mencontohkan potret buram pendidikan yang kerap viral di media sosial, salah satunya di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Kawan-kawan bisa melihat bagaimana (berita) yang muncul di Nusa Tenggara Timur yang jauh di sana, dan beberapa wilayah lainnya," kata Esti.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Ketua KNPI Merauke Ajak Generasi Muda Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 04:19

Kedaulatan Teknologi Faktor Penting Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:55

PKS Desak Pemerintah Bersikap Proporsional Terkait MSCI

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:25

Solusi Kasus Business Judgement Rule Sektor Perumahan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:57

Waka BRIN Pimpin Delegasi RI Perjuangkan Space Economic di Konferensi PBB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:32

Pertamina Didorong Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak Demi Genjot Produktivitas

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:12

KPK Endus Ada Kickback Vendor kepada Pejabat BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:59

Presiden PKS Wanti-wanti Bahaya AI sebagai Senjata Fitnah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:34

Masih Atur Waktu, KPK Bantah Ada Kendala dalam Pemanggilan Nusron

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:04

Polri Utamakan Pendekatan Humanis dan Edukatif Selama Operasi Patuh 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:42

Selengkapnya