Berita

Ratusan polisi berpakaian preman menyerbu dan membubarkan kerumunan massa mahasiswa yang berunjuk rasa di depan Mapolda DIY, pada Selasa malam, 24 Februari 2026. (Foto: tvriyogyakartanews.com)

Politik

Aksi Anarkis Mahasiswa di Polda DIY Ancam Demokrasi

KAMIS, 26 FEBRUARI 2026 | 01:23 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Aksi anarkis menyerang Polda DIY yang mengatasnamakan mahasiswa dan gerakan rakyat menuai sorotan publik.

Ketua Umum Forum Komunikasi Pemuda Pecinta Alam Indonesia (FKPPAI) Alam Slamet Barkah mengecam keras segala bentuk kekerasan dan perusakan yang tidak mencerminkan tradisi intelektual gerakan mahasiswa. 

“Mahasiswa itu identik dengan nalar kritis dan etika perjuangan, bukan amarah dan perusakan. Anarkisme bukan bagian dari sejarah gerakan mahasiswa, aksi anarkis dan penyerangan Polda DIY sangat merusak demokrasi bangsa ini,” tegas Alam dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu, 25 Februari 2026.


Pernyataan tersebut disampaikan Alam menyusul insiden penyerangan oleh sekelompok massa pemuda dan mahasiswa terhadap Kantor Polda DIY, Selasa malam, 24 Februari 2026. 

Menurutnya, tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan dengan dalih apa pun, terlebih dilakukan di bulan suci Ramadan.

"Tindakan tersebut secara hukum, berupa tindakan kekerasan secara bersama-sama terhadap orang atau barang dapat dijerat Pasal 170 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), dengan ancaman pidana penjara", jelasnya. 

Ia menegaskan kebebasan menyampaikan pendapat tidak pernah memberi ruang bagi tindakan kriminal.

“Negara hukum tidak boleh kalah oleh anarki. Siapa pun yang melanggar harus siap menghadapi konsekuensi hukum,” ujarnya.

Dari perspektif keagamaan, Alam menegaskan Islam secara tegas melarang perbuatan merusak dan melampaui batas. 

"Mengutip firman Allah SWT dalam QS. Al-A’raf ayat 56: Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi setelah Allah memperbaikinya. Dan surat QS. Al-Baqarah ayat 195 yang melarang tindakan yang menjerumuskan diri ke dalam kebinasaan," jelasnya. 

Ia pun mengutip hadits bahwa sebagai makhluk khususnya umat muslim harus menjaga lisan dan tangannya dari perbuatan buruk. "Rasulullah SAW bersabda: “Seorang Muslim adalah orang yang kaum Muslimin selamat dari lisan dan tangannya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

“Hadits ini menjadi pengingat bahwa kekerasan, hinaan, dan perusakan adalah perbuatan dosa yang akan dimintai pertanggungjawaban, baik di dunia maupun di akhirat," paparnya. 

Alam menilai aksi anarkis di bulan Ramadan merupakan bentuk pengkhianatan terhadap nilai puasa itu sendiri. 

“Ramadan adalah bulan menahan amarah dan hawa nafsu, bukan bulan mempertontonkan kebrutalan,” pungkasnya.


Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Penegakan Hukum Sengketa Perubahan Legalitas Soksi Tak Boleh Tebang Pilih

Senin, 18 Mei 2026 | 00:23

MUI Lega Sidang Isbat Iduladha Tak Munculkan Perbedaan

Senin, 18 Mei 2026 | 00:04

Rombongan Trump Buang Semua Barang China, Pengamat: Perang Intelijen Masuk Level Paranoia Strategis

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:34

GEM Kembangkan Ekosistem Industri Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:13

Data Besar, Nasib Berceceran

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:00

Bobotoh Penuhi Jalanan Kota Bandung, Otw Hattrick Juara!

Minggu, 17 Mei 2026 | 22:40

Relawan: Maksud Prabowo Soal Warga Desa Tak Pakai Dolar Baik

Minggu, 17 Mei 2026 | 22:12

Bagaimana Nasib Jakarta Setelah Putusan MK?

Minggu, 17 Mei 2026 | 21:44

Teguh Santosa: Indonesia Tidak Bisa Berharap pada Kebaikan Negara Lain

Minggu, 17 Mei 2026 | 21:00

BNI: Kemenangan Leo-Daniel Hadiah Istimewa untuk Rakyat Indonesia

Minggu, 17 Mei 2026 | 20:41

Selengkapnya