Berita

John Tobing. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Pencipta Lagu ‘Darah Juang’ John Tobing Meninggal Dunia

KAMIS, 26 FEBRUARI 2026 | 01:16 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dunia aktivisme dan pergerakan mahasiswa berduka. Pencipta lagu "Darah Juang", John Tobing, dikabarkan meninggal dunia.

Kabar meninggalnya John beredar melalui sejumlah grup WhatsApp. Jhon disebut mengembuskan napas terakhir pada pukul 20.45 WIB di Rumah Sakit Akademik UGM Yogyakarta.

Ucapan belasungkawa juga datang dari akun Instagram Kagama Channel.


“Kami menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya Bapak John Tobing, Alumni Fakultas Filsafat UGM 1986. Semoga amal bakti beliau diterima di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan," tulis akun tersebut, dikutip Rabu, 25 Februari 2026.

Pria bernama lengkap Johnson Marhasak Lumbantobing itu dikenang luas sebagai kreator himne perjuangan mahasiswa era reformasi 1998. 

"Darah Juang" menggema saat gelombang demonstrasi memuncak, termasuk ketika mahasiswa menduduki Gedung DPR/MPR pada Mei 1998, dan terus dinyanyikan dalam berbagai momentum gerakan sipil setelahnya.

Mengutip RMOLJateng, John pernah bercerita lagu tersebut lahir dari kegelisahannya sebagai mahasiswa Fakultas Filsafat UGM angkatan 1986. Melodi awal dirampungkan sekitar 1991-1992 di sebuah rumah kontrakan kawasan Gejayan, Yogyakarta.

Ia sempat tak menyangka karyanya akan menjadi nyanyian kolektif gerakan reformasi. Bahkan, pengakuannya, ia baru mengetahui lagu itu dinyanyikan secara massif beberapa tahun kemudian. 

Lagu "Darah Juang" lahir dari keresahan atas ketimpangan sosial dan situasi bangsa yang menurutnya “dibodohi oleh bangsanya sendiri”.

Dalam penyusunannya, ia bekerja bersama Dadang Juliantara untuk mematangkan lirik. Sejumlah rekan aktivis turut memberikan masukan terkait pilihan kata hingga judul lagu.

Salah satu penggalan lirik yang kuat berbunyi, “Tuhan, relakan darah juang kami untuk membebaskan rakyat”, yang kemudian menjadi simbol semangat kolektif perlawanan. Kini, pencipta Darah Juang itu telah berpulang.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya