Berita

Wasekjen DPP PDIP Adian Napitupulu. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

PDIP Tegaskan Bukan Zamannya Lagi Teror dan Intimidasi

RABU, 25 FEBRUARI 2026 | 21:55 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Aksi teror dan intimidasi yang dialami oleh Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM), Tiyo Ardianto, disesalkan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PDIP Adian Napitupulu.

Adian menilai bahwa cara-cara teror dan intimidasi sudah usang dan tidak lagi relevan di negara demokrasi seperti Indonesia.

“Teror itu udah nggak laku ya, sudah bukan zamannya. Itu zaman dulu. Kalau kemudian kita hidup di zaman sekarang, kita harus lebih beradab. Perbedaan pendapat itu sesuatu yang biasa. Duduk di meja sama-sama, sampaikan argumentasi masing-masing, dan biarkan rakyat menjadi jurinya melihat itu,” ujar Adian di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Rabu, 25 Februari 2026.


Anggota Komisi X DPR Fraksi PDIP ini menegaskan bahwa di era keterbukaan informasi, setiap silang pendapat seharusnya diselesaikan di ruang dialog. 

Menurutnya, argumentasi harus dilawan dengan argumentasi, bukan dengan intimidasi fisik maupun psikis yang justru merusak tatanan sosial.

“Dibandingkan teror-teror, teror-teror dan menurut saya pelaku teror itu sudahlah, hentikan kalau kalian mau Indonesia menjadi semakin lebih beradab,” tegas Sekjen Pena 98 ini.

Lebih jauh,  Adian menyebut bahwa pola-pola kekerasan dalam menyikapi kritik tidak akan pernah memberikan dampak positif bagi stabilitas dan reputasi bangsa di mata dunia. 

“Tindakan teror dalam segala bentuknya itu tidak akan membawa kita pada kemajuan, tapi membawa kita pada kemunduran. Clear ya?” pungkas pentolan Aktivis 1998 ini.

Sebelumnya, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dilaporkan mendapatkan ancaman serius melalui pesan WhatsApp dari nomor berkode negara Inggris (+44). Ancaman tersebut diterima empat hari setelah Tiyo memprotes pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai gagal menjamin hak dasar anak menyusul tragedi bunuh diri di NTT.

Selain ancaman penculikan, pesan tersebut juga berisi tuduhan personal yang menyerang integritas Tiyo. “Agen asing. Jangan cari panggung jual narasi sampah,” bunyi pesan ancaman yang diterima Tiyo.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya