Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Rumor Pajak 0 Persen Donald Trump Bikin Pasar Kripto Bergairah

RABU, 25 FEBRUARI 2026 | 14:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rumor mengenai kebijakan pajak 0 persen untuk transaksi kripto di Amerika Serikat (AS) mendadak menghebohkan pasar. Isu yang beredar di media sosial menyebut Presiden Donald Trump mendukung skema pajak nol persen untuk aset kripto. Namun, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pihak terkait.

Narasi tersebut langsung memicu lonjakan optimisme di kalangan investor ritel. Platform analis kripto DeFiTracer bahkan mengklaim kebijakan itu berpotensi menyuntikkan lebih dari 500 miliar Dolar AS ke pasar kripto. Klaim ini memang belum terverifikasi, tetapi cukup kuat mendorong sentimen positif.

Di tengah derasnya spekulasi, harga Bitcoin melonjak 3,76 persen dalam 24 jam terakhir ke level 65.331 dolar AS, menurut data CoinMarketCap pada Rabu, 25 Februari 2026.


Kenaikan ini terjadi seiring meningkatnya total kapitalisasi pasar kripto sebesar 3,16 persen, menunjukkan bahwa reli tidak hanya terjadi pada Bitcoin, tetapi juga di pasar secara keseluruhan.

Menariknya, pergerakan Bitcoin saat ini sangat selaras dengan pasar saham Amerika Serikat. Korelasinya mencapai 94,8 persen terhadap indeks S&P 500, yang tercermin melalui ETF SPDR S&P 500 ETF Trust (SPY). Artinya, selain rumor pajak, faktor makroekonomi global juga turut memengaruhi arah pergerakan harga.

Meski harga menguat, secara teknikal Bitcoin masih berada dalam tren menurun karena diperdagangkan di bawah rata-rata pergerakan utama. Namun, indikator RSI 14 hari berada di level 30,87, yang menunjukkan kondisi jenuh jual (oversold) dan membuka peluang terjadinya pantulan jangka pendek.

Jika harga mampu bertahan di atas 64.000 Dolar AS, Bitcoin berpotensi menguji area resistance di sekitar 66.535 dolar AS. Sebaliknya, jika gagal bertahan di atas level tersebut, harga bisa kembali menguji area terendah terbaru di 60.074 dolar AS.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya