Berita

Kerusuhan di Meksiko usai kematian El Mencho (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube BBC)

Dunia

23 Napi Kabur Saat CJNG Mengamuk Setelah Kematian El Mencho

RABU, 25 FEBRUARI 2026 | 09:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Meksiko sedang memburu 23 narapidana yang melarikan diri dari penjara di Puerto Vallarta saat gelombang kekerasan melanda kota tersebut setelah tewasnya pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG), Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho.

Puerto Vallarta, resor pantai di pesisir Pasifik Meksiko, menjadi salah satu titik utama aksi balasan kartel. Anggota CJNG memblokir jalan dan membakar kendaraan sebagai respons atas kematian pemimpin mereka. 

Dikutip dari BBC, Rabu 25 Februari 2026, di tengah situasi kacau itu, orang-orang bersenjata menabrakkan kendaraan ke gerbang penjara sehingga 23 tahanan berhasil kabur. Hingga kini, identitas para narapidana yang melarikan diri belum diumumkan.


Operasi penangkapan El Mencho dan bentrokan yang menyusul menewaskan lebih dari 70 orang, termasuk 25 anggota Garda Nasional. Sekretaris Keamanan Negara Bagian Jalisco, Juan Pablo Hernandez, mengatakan pihaknya bekerja sama dengan berbagai negara bagian untuk menangkap para buronan yang kabur.

Pemerintah menyatakan sebagian besar blokade jalan yang dibuat kelompok kartel telah dibersihkan pada Senin. Namun, laporan media lokal menyebutkan bahwa aksi kekerasan masih terjadi di sejumlah wilayah, termasuk di negara bagian Michoacan, tempat kelahiran El Mencho. Di sana, kelompok bersenjata dilaporkan membakar kendaraan serta merusak toko dan bangunan publik.

Kekerasan juga berdampak pada sektor pariwisata. Warga dan wisatawan diminta tetap berada di dalam rumah atau mencari tempat aman setelah asap hitam terlihat membumbung di beberapa titik kota. Sejumlah maskapai menghentikan sementara penerbangan, dan sedikitnya dua kapal pesiar membatalkan jadwal singgah di Puerto Vallarta.

Selama ini El Mencho dikenal sebagai salah satu buronan paling dicari di Meksiko. Di bawah kepemimpinannya, CJNG berkembang menjadi organisasi kriminal transnasional yang terlibat dalam produksi dan perdagangan narkoba serta dikenal menggunakan kekerasan ekstrem terhadap aparat keamanan. 

Pemerintahan Presiden AS Donald Trump sebelumnya bahkan menyebutnya sebagai “target utama pemerintah Meksiko dan Amerika Serikat sebagai salah satu penyelundup fentanyl terbesar ke tanah air kita” dan menawarkan hadiah 15 juta Dolar AS untuk informasi yang mengarah pada penangkapannya.

El Mencho ditangkap di Tapalpa, negara bagian Jalisco, pada Minggu, setelah aparat melacak keberadaannya melalui salah satu pasangan asmaranya. Ia meninggal tak lama setelah ditangkap akibat luka tembak dalam baku tembak antara pengawalnya dan pasukan khusus Meksiko.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya