Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Harga Emas Susut Gara-gara Aksi Ambil Untung

RABU, 25 FEBRUARI 2026 | 09:24 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas akhirnya mendingin pada perdagangan Selasa 24 Februari 2026 setelah sempat menyentuh level tertinggi dalam tiga pekan. 

Melemahnya harga ini dipicu oleh aksi ambil untung (profit taking) para investor serta menguatnya nilai tukar Dolar AS.

Harga emas spot terpantau turun 1,4 persen ke level 5.158,24 Dolar AS per ons, sementara emas berjangka AS menyusut 0,9 persen ke posisi 5.176,30 Dolar AS. Menurut Analis Kitco Metals, Jim Wyckoff, penurunan ini adalah koreksi teknikal yang wajar setelah harga melonjak tajam sebelumnya.


Kenaikan tipis indeks Dolar  AS sebesar 0,1 persen membuat emas jadi lebih mahal bagi kolektor mata uang selain greenback.

Pasar juga masih mencerna langkah Presiden Donald Trump yang tetap memberlakukan tarif 10 persen untuk barang impor, meski ada perdebatan hukum soal wewenang tarif darurat tersebut.

Investor mulai bersikap wait-and-see menjelang perundingan nuklir putaran ketiga antara AS dan Iran di Jenewa pada Kamis mendatang.

Meski terkoreksi, daya tarik emas sebagai aset aman (safe-haven) dinilai masih kuat. Ketegangan global dan kekhawatiran soal pengangguran struktural akibat adopsi AI, seperti yang diingatkan oleh pejabat Fed, Raphael Bostic, tetap menjaga posisi emas sebagai instrumen pelindung nilai favorit.

Haga perak ikut turun 1,2 persen ke 87,21 Dolar AS per ons. Platinum dan paladium justru tampil beda dengan kenaikan masing-masing 1 persen dan 2,3 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya