Berita

Anggota Komisi I DPR Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Komisi I DPR Percayakan ke KBRI soal Kondisi WNI di Meksiko

SELASA, 24 FEBRUARI 2026 | 15:35 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi I DPR merespons gelombang kekerasan bersenjata di Meksiko usai kabar tewasnya bos Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG), Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho.

Anggota Komisi I DPR Fraksi PDIP, TB Hasanuddin, mengaku hingga saat ini belum menerima informasi adanya warga negara Indonesia (WNI) yang terdampak dalam eskalasi konflik tersebut.

“Sampai sekarang enggak ada, saya belum dapat informasi kalau warga negara kita yang terdampak terlibat ya, begitu,” ujar TB Hasanuddin kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 24 Februari 2026.


TB Hasanuddin meyakini, dalam situasi darurat seperti ini, perwakilan Indonesia di luar negeri biasanya bergerak cepat melakukan langkah-langkah antisipatif sesuai prosedur tetap yang berlaku.

“Bahwa akan ada dampak, biasanya secara otomatis kedutaan besar di sana melakukan upaya-upaya sesuai dengan prosedur yang berlaku, begitu ya,” tuturnya.

Saat ditanya mengenai kemungkinan penerbitan travel warning bagi WNI agar tidak bepergian ke Meksiko dalam waktu dekat, TB Hasanuddin mengaku belum mendengar adanya kebijakan tersebut.

“Sampai sekarang saya belum dengar ya,” katanya.

Menurutnya, keputusan penerbitan travel warning sangat bergantung pada tingkat eskalasi situasi keamanan di lapangan. 

TB Hasanuddin menilai kewenangan itu berada di tangan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia yang diyakini terus memantau perkembangan kondisi di Meksiko.

“Ya tergantung begini, saya tidak cukup informasi untuk menyatakan seperti itu ya, kecuali tingkatannya kemudian juga di situ perlu diputuskan travel warning, ya silakan. Saya kira Kementerian Luar Negeri saya kira sudah membahas itu ya,” pungkasnya.


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Penempatan Manajer Kopdes Harus Dilakukan Agar Tidak Terjadi Pemborosan APBN

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:24

Industri Alas Kaki Serap 3,8 Juta Pekerja

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:18

SHOW Token Siap Listing di Indodax, Bidik Perluasan Pasar Indonesia

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:14

Indonesia Gandeng Panama Perluas Kerja Sama Ekonomi dan Investasi

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:11

Nikita Bier Mundur dari Jabatan Kepala Produk X

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:02

BNBR Jadi Sorotan, Ratusan Juta Saham Diperdagangkan Pagi Ini

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:49

Zulhas Bongkar Fenomena Kepala Daerah Disponsori "Toke"

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:28

Antusiasme Membludak, 128 Ribu Orang Berebut Tiket Upacara HUT Ke-81 RI

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:16

Ekonomi Kuartal II Tumbuh 5,29 Persen, DPR Soroti Ketergantungan pada Konsumsi

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:13

Kemenag Rilis 40 Buku Digital PAI, Terintegrasi dengan Teknologi AI

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:06

Selengkapnya