Berita

Puncak Resepsi Milad ke-108 Persatuan Ummat Islam (PUI) di Kabupaten Majalengka, Senin, 23 Februari 2026. (Foto: Dokumentasi PUI)

Politik

Resepsi Milad ke-108

PUI Dukung Penuh Polri di Bawah Presiden Demi Stabilitas Bangsa

SELASA, 24 FEBRUARI 2026 | 15:21 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Puncak Resepsi Milad ke-108 Persatuan Ummat Islam (PUI) berlangsung khidmat di Pondok Pesantren Santi Asromo, Desa Pasirayu, Kabupaten Majalengka, Senin, 23 Februari 2026. 

Ribuan jemaah dari berbagai daerah di Indonesia memadati area pesantren untuk mengikuti rangkaian peringatan satu abad lebih perjalanan organisasi.

Ketua Umum DPP PUI, Ust. H. Raizal Arifin dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas eksistensi PUI yang mampu bertahan dan berkembang selama lebih dari satu abad. 


Menurutnya, capaian tersebut merupakan buah dari keikhlasan serta visi kuat para pendiri dan generasi terdahulu dalam merawat organisasi. Dalam kesempatan itu, Raizal menegaskan kembali pentingnya Gerakan Islah (perbaikan) sebagai ruh utama dalam dakwah, pendidikan, dan kerja-kerja sosial PUI. 

“Islah adalah ruh, semangat, dan agenda dalam kerja-kerja PUI. Kalau disepadankan, kata islah bisa dimaknai sebagai impact atau dampak. PUI tidak hanya bekerja melakukan kebaikan, tetapi satu level lebih tinggi, yaitu menghadirkan perbaikan yang nyata dan terukur,” tegas Raizal dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa, 24 Februari 2026.

Lebih lanjut, Raizal menyatakan komitmen PUI untuk berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui penyiapan generasi unggul dan berakhlak. Menurutnya, semangat islah menuntut PUI untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Perbaikan membutuhkan kolaborasi banyak pihak, terutama untuk menuju Indonesia Emas 2045 yang tinggal 19 tahun lagi. Sebagai pewaris perjuangan pendiri bangsa dan pahlawan nasional, PUI harus berada di garis terdepan melakukan perbaikan di berbagai sektor kehidupan,” jelasnya.

Terakhir, Raizal juga menegaskan sikap organisasi terkait isu reformasi kepolisian. PUI, kata dia, mendukung agar Kepolisian Negara Republik Indonesia tetap berada langsung di bawah Presiden demi menjaga stabilitas nasional.

“Bagi PUI, agenda perbaikan harus istiqomah dan berkesinambungan, termasuk dalam menjaga keamanan dan stabilitas bangsa. Sikap PUI sangat jelas dan tegas: kita mendukung sepenuhnya Polri tetap langsung di bawah Presiden,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa dirinya telah meminta Wakil Ketua Umum Irfan Ahmad Fauzi untuk mengirimkan surat sikap resmi PUI kepada Presiden, Menteri Sekretaris Negara, Ketua DPR RI, dan Ketua Komisi III DPR RI.

Raizal berharap institusi kepolisian di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo semakin profesional, adil, dan mengayomi masyarakat sejalan dengan semangat PRESISI.

Puncak resepsi Milad ke-108 PUI ditutup dengan doa bersama sebagai wujud syukur dan komitmen melanjutkan perjuangan organisasi dalam dakwah, pendidikan, dan pelayanan umat.


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya