Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Prabowo Tetap Unggul Selama Elektabilitas Tak Melandai

SELASA, 24 FEBRUARI 2026 | 10:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dorongan sejumlah partai politik dan elite agar Presiden Prabowo Subianto kembali maju untuk periode kedua dinilai memiliki dasar kalkulasi politik yang cukup kuat. 

Namun demikian, pengamat politik Nurul Fatta mengingatkan bahwa politik tidak pernah sepenuhnya bisa dipastikan.

“Secara kalkulasi politiknya, posisi Prabowo memang terlihat sangat kuat. Namun mengatakan bahwa Prabowo ‘tinggal merem sudah menang’ mungkin terlalu simplifikatif,” ujarnya kepada RMOL, Selasa, 24 Februari 2026.


Ia menegaskan, dalam politik selalu ada variabel tak terduga yang bisa mengubah peta persaingan. Faktor-faktor seperti dinamika ekonomi, potensi krisis, fragmentasi elite, hingga resistensi publik bisa menjadi penentu arah kontestasi.

Meski begitu, Nurul Fatta menilai selama indikator utama elektoral tetap stabil, Prabowo masih berada di posisi unggul dibandingkan calon potensial lainnya.

“Selama tren elektabilitas dan approval rating tidak melandai secara signifikan, posisi Prabowo Subianto masih dapat dikatakan unggul. Stabilitas dua indikator tersebut dalam survei-survei menjadi penanda bahwa basis dukungan elektoralnya tetap terjaga dan belum terjadi pengikisan kepercayaan publik yang berarti,” pungkasnya.

Dengan demikian, dorongan parpol dan elite politik dinilai rasional secara kalkulatif, tetapi tetap harus dibaca dalam konteks dinamika politik yang terus bergerak.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya