Berita

Ilustrasi.

Nusantara

Tips Meninggalkan Rumah Saat Mudik Agar Aman dari Kejahatan dan Bencana

SELASA, 24 FEBRUARI 2026 | 09:43 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

 Tradisi pulang kampung atau mudik merupakan momen kebersamaan yang paling dinantikan setiap tahunnya.

Namun, di balik euforia berkumpul bersama keluarga di kampung halaman, tersimpan kekhawatiran klasik: bagaimana memastikan keamanan kediaman yang ditinggalkan

Mengingat tingginya gelombang keberangkatan dari kawasan urban, lingkungan perumahan kerap menjadi sepi, menjadikannya target empuk bagi sindikat pencurian spesialis rumah kosong.


Menurut data Pusat Informasi Kriminal Nasional (Pusiknas) Polri, laporan kejahatan pencurian dengan pemberatan (curat) yang mayoritas menyasar properti kosong secara nasional masih mencatatkan angka puluhan ribu kasus (Pusiknas Polri, 2025). 

Berangkat dari fakta tersebut, menerapkan tips meninggalkan rumah saat mudik secara komprehensif bukan lagi sekadar anjuran, melainkan sebuah prosedur wajib.

Berikut adalah langkah-langkah strategis yang harus Anda lakukan.

1. Kunci Ganda dan Pengecekan Akses Masuk

Pastikan seluruh akses utama—mulai dari pintu depan, jendela, hingga pintu belakang—terkunci rapat.

Gunakan gembok berkualitas tinggi atau terapkan sistem kunci ganda (double lock). Jendela garasi atau pintu samping yang jarang dibuka sering kali menjadi titik buta (blind spot) yang dimanfaatkan pelaku.

2. Antisipasi Kebakaran: Cabut Listrik dan Gas

Selain ancaman pencurian, musuh terbesar rumah kosong adalah kebakaran akibat korsleting. Cabut seluruh steker peralatan elektronik seperti televisi, dispenser, dan pendingin ruangan.

Selain itu, lepaskan regulator dari tabung gas dan pastikan sirkulasi udara di dapur cukup baik untuk menghindari akumulasi gas jika terjadi kebocoran.

3. Instalasi Lampu Otomatis (Timer)

Salah satu indikator utama yang memancing pencuri adalah lampu teras yang menyala terus-menerus di siang hari. Siasati hal ini dengan memasang lampu berbasis timer atau sensor cahaya (photocell).

Lampu akan menyala otomatis saat gelap dan mati saat matahari terbit, memberikan ilusi bahwa rumah tersebut tetap berpenghuni.

4. Optimalisasi Kamera Pengawas

Jika anggaran memungkinkan, pasang kamera CCTV pintar yang terhubung langsung dengan ponsel Anda. Arahkan kamera ke titik-titik vital seperti gerbang utama dan ruang tamu untuk memantau kondisi aset secara real-time dari kampung halaman.

5. Lapor RT/RW dan Satpam Setempat

Langkah krusial yang pantang dilewatkan adalah melapor kepada Ketua RT, pengurus RW, atau petugas keamanan kompleks. Informasikan rentang waktu kepergian Anda dan berikan nomor kontak darurat yang aktif.

Di banyak wilayah, aparat kepolisian tingkat Polsek setempat secara rutin membuka layanan patroli khusus dan penitipan kendaraan gratis bagi warga yang mudik.

6. Terapkan Puasa Jejak Digital

Hindari mengunggah foto boarding pass, tiket perjalanan, atau lokasi Anda secara real-time di media sosial.

Jejak digital yang mempublikasikan bahwa kediaman Anda sedang kosong berisiko memicu niat buruk pihak yang memantau linimasa Anda.

Terapkan berbagai tips meninggalkan rumah saat mudik di atas, agar perjalanan Anda lancar dan momen berharga bersama keluarga tidak terganggu oleh rasa waswas.

Bagikan artikel panduan ini kepada grup keluarga dan kerabat Anda agar mereka juga dapat merencanakan mudik yang aman, tenang, dan minim risiko!

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya