Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Indeks Utama Wall Street Rontok Berjamaah

SELASA, 24 FEBRUARI 2026 | 08:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sejumlah saham utama di bursa Wall Street anjlok dipicu kekhawatiran investor terhadap dampak disrupsi kecerdasan buatan (AI) serta memanasnya kembali ketidakpastian kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump.

Dikutip dari Reuters, Selasa 24 Februari 2026, pada penutupan Senin, Dow Jones Industrial Average turun 821,91 poin atau 1,66 persen ke level 48.804,06. S&P 500 terkoreksi 71,76 poin atau 1,04 persen menjadi 6.837,75. Sementara Nasdaq Composite melemah 258,80 poin atau 1,13 persen ke posisi 22.627,27.

Tekanan terbesar datang dari sektor keuangan yang merosot 3,3 persen, dan saham-saham perangkat lunak yang jatuh 4,3 persen, seiring meningkatnya kekhawatiran bahwa perkembangan AI akan mengganggu banyak model bisnis. 


Tom Hainlin, kepala strategi investasi di U.S. Bank Wealth Management, mengatakan pasar bereaksi cepat terhadap ketidakpastian. “Pertanyaan soal AI ada dua: berapa besar biayanya dan siapa saja yang akan terdampak? Yang terlihat sekarang adalah reaksi pasar terhadap berita, jual dulu, analisis belakangan,” ujarnya.

“Ini lebih pada perspektif tentang apa yang mungkin terjadi, bukan apa yang sudah terjadi," lanjut Hainlin.

Sentimen negatif juga datang dari putusan Mahkamah Agung AS yang menyatakan Trump melampaui kewenangannya saat memberlakukan tarif resiprokal berdasarkan undang-undang darurat ekonomi. Putusan ini memicu kecaman dari Trump, yang kemudian mengancam akan menerapkan tarif sementara 15 persen untuk semua impor, meski sebelumnya telah mencapai sejumlah kesepakatan dagang dengan mitra utama AS. Ketidakpastian ini mendorong investor melakukan evaluasi ulang terhadap risiko pasar.

Dari sisi sektoral, saham maskapai dan perjalanan terpukul badai salju besar yang melanda wilayah timur laut AS. Pembatalan penerbangan di bandara kawasan New York mencapai 89-98 persen. Indeks maskapai turun 3,8 persen, saham hotel dan rekreasi merosot 3,7 persen, sementara indeks transportasi Dow anjlok 2,9 persen.

Di tengah pelemahan luas, beberapa saham justru menguat. Indeks kesehatan naik 1,2 persen, didorong lonjakan 4,9 persen saham Eli Lilly setelah obat obesitas pesaing dari Novo Nordisk dinilai kurang efektif dalam uji coba langsung. Saham Domino's Pizza juga naik 4,1 persen setelah penjualan gerai sejenis kuartal IV melampaui ekspektasi. Sementara PayPal melonjak 5,8 persen usai laporan menyebutkan perusahaan pembayaran digital itu menarik minat akuisisi.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Digiring ke Bareskrim, 10 Tersangka Sabu Blue Ice 1,2 Ton Terancam Hukuman Mati

Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:18

KPK Bongkar Kejanggalan Status Bima-Richard dan Proyek Pengadaan BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:18

Menlu RI dan Singapura Bertemu, Bahas Penindakan Korporasi Pelaku Karhutla

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:47

Lula dan Prabowo dalam Angka juga Cerita

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:30

Sejarah Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, Tonggak Persatuan Bangsa

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:22

Dari Vietnam, Gus Lilur Desak KPK Usut Dugaan Politik Uang Muktamar NU

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:21

BRIN Percepat Uji Klinis 19 Kandidat Obat Herbal Menuju Fitofarmaka

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:16

Koperasi Jadi Motor Ekonomi Desa di Era Prabowo-Gibran

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:12

BCA Catat Laba Bersih Rp45,2 Triliun, Naik 4,2 Persen

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:05

Daftar Peringkat Ballon d'Or 2026: Harry Kane Juara, Messi Posisi Kelima

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya