Berita

Fotokopi ijazah Joko Widodo alias Jokowi yang dipakai untuk maju di Pilwalkot Solo. (Foto: Akun X Tifauzia Tyassuma)

Politik

Fotokopi Ijazah Jokowi saat Nyalon Walikota Solo Kotor, Kumuh, dan Kumal

SELASA, 24 FEBRUARI 2026 | 06:13 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pegiat media sosial Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa menyoroti fotokopi ijazah Joko Widodo alias Jokowi yang dipakai untuk maju di Pilwalkot Solo 2005 dan 2010.

"Gambar berikut adalah ijazah versi nomor 8, yang digunakan untuk mendaftar sebagai Walikota Surakarta dua periode," tulis Dokter Tifa melalui akun X pribadinya, dikutip Selasa 24 Februari 2026.

Dokter Tifa menjelaskan, fotokopi ijazah tersebut terlihat kotor, kumuh dan kumal. Ia menduga merupakan hasil mesin fotokopi yang umurnya sudah 100 tahun.


"Dan sepertinya berasal dari fotokopi difotokopi difotokopi lagi, sampai otentias ijazah tak ada jejaknya lagi," kata Dokter Tifa.

"Yang bikin bingung adalah: bagaimana mungkin KPU seceroboh ini, menerima fotokopi ijazah tanpa legalisir asli, hanya legalisir fotokopi, yang digunakan oleh orang untuk meraih jabatan tinggi?" sambungnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya