Berita

Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa. (Foto: Istimewa)

Politik

Dokter Tifa Ungkap Ijazah Jokowi Ada Delapan Versi

SELASA, 24 FEBRUARI 2026 | 04:42 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pegiat media sosial Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa mengungkap setidaknya ada delapan spesimen ijazah milik mantan Presiden Joko Widodo alias Jokowi yang dikeluarkan selama isu ijazah palsu mencuat. 

"Joko Widodo yang mengaku punya ijazah S1 Kehutanan UGM, malah belum pernah sekalipun memperlihatkan ijazahnya sendiri," tulis Dokter Tifa melalui akun X pribadinya, dikutip Selasa 24 Februari 2026.

Dokter Tifa menjelaskan spesimen ijazah pertama dikeluarkan oleh Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 20 Oktober 2022


Setelahnya tujuh spesimen lainnya kemudian terbit, misalnya dari Kader PSI Dian Sandi pada 1 April 2025 dan yang ditampilkan oleh Dirtipidum Bareskrim Polri pada 22 Mei 2025

Selanjutnya Anto, adik ipar Jokowi pada 22 Mei 2025, Polda Metro Jaya pada 15 Desember 2025 (hanya kepada peserta Gelar Perkara Khusus selama 5 menit).

Berikutnya ijazah versi 2014 KPU Pusat pada Januari 2026, ijazah versi 2019 KPU Pusat pada Januari 2026, dan ijazah versi 2005 dan 2010 KPU Surakarta pada Februari 2026.

"Dari fakta ini saja, anda mestinya sudah menduga, mengapa orang yang mengaku punya ijazah asli, harus pakai delapan pihak untuk mewakilinya menunjukkan ijazahnya sendiri," kata Dokter Tifa.

Tragisnya, kata Dokter Tifa, ijazah tersebut telah membuat dua warga negara Indonesia dipenjara bertahun-tahun karenanya.

"Pertanyaannya: Apa ya begitu perilaku orang yang betul-betul memiliki ijazah asli?" kata Dokter Tifa.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya