Berita

Dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Politik

Ekspansi Dapur SPPG Buka Ruang Anak Muda Terlibat di Sektor Pertanian

SENIN, 23 FEBRUARI 2026 | 20:36 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terus menunjukkan perkembangan signifikan. 

Terkini, program tersebut telah menjangkau sekitar 60 juta penerima manfaat dan ditargetkan mencapai 82 juta penerima paling lambat Desember 2026.

MBG dijalankan dapur SPPG yang operasional sebanyak 22.275 unit. Setiap dapur SPPG rata-rata mempekerjakan sekitar 50 orang per hari.


Bagi Founder the Centre for Indonesian Crisis Strategic Resolution (CICSR), Muhammad Makmun Rasyid, pelaksanaan MBG menunjukkan manfaat nyata pada masyarakat.

Kata dia, dampak lanjutan MBG berpotensi terasa kuat di sektor hulu, khususnya pertanian dan ekonomi desa. Menurutnya, kebutuhan pasokan pangan dalam skala besar dan berkelanjutan menciptakan kepastian pasar bagi petani.

Sambungnya, dengan adanya permintaan yang stabil dan terukur dari dapur-dapur MBG, desa memiliki peluang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. 

"Ini dapat memperkuat rantai pasok pangan nasional sekaligus membuka ruang bagi keterlibatan generasi muda di sektor pertanian," kata Makmun dalam keterangan tertulis, Senin 23 Februari 2026.

Ia menjelaskan, peningkatan kebutuhan terhadap komoditas seperti sayur, buah, telur, dan sumber protein lainnya mendorong aktivitas produksi, distribusi, hingga pengolahan hasil pertanian di tingkat lokal. Kondisi tersebut dinilai dapat menekan laju urbanisasi dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

Makmun juga menekankan pentingnya dukungan lanjutan berupa akses pembiayaan, teknologi, dan kemitraan usaha agar peluang ekonomi yang tercipta dari MBG dapat dimanfaatkan secara optimal oleh petani, termasuk kalangan muda.

"Dengan ekspansi dapur SPPG yang terus berjalan, program ini diharapkan menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan dalam beberapa tahun ke depan," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya