Berita

Anggota Komisi X DPR Elfonda Mekel. (Foto: Dokumentasi Fraksi PDIP)

Politik

Once Dorong Gaji Guru Minimum Rp15 Juta per Bulan

SENIN, 23 FEBRUARI 2026 | 18:56 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah diusulkan untuk menetapkan gaji minimal guru di Indonesia sebesar Rp15 juta per bulan. Usulan ini merupakan langkah strategis untuk mendorong kemajuan pendidikan nasional.

Menurut Anggota Komisi X DPR Fraksi PDIP, Elfonda Mekel atau Once Mekel, profesi guru harus ditempatkan sebagai pekerjaan yang terhormat dengan tingkat kesejahteraan yang memadai. Tanpa dukungan finansial yang kuat, sulit mengharapkan lompatan kualitas pendidikan.

“Menurut saya, minimum Rp15 juta. Itu juga untuk yang bekerja di daerah 3T, daerah terpencil, bahkan harus lebih banyak dari itu. Insentifnya harus lebih banyak, mungkin perumahan dan lain sebagainya,” ujar Once kepada wartawan di Jakarta, Senin, 23 Februari 2026. 


Ia menegaskan, guru yang bertugas di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) menghadapi tantangan yang jauh lebih berat dibandingkan dengan mereka yang mengajar di kota besar. 

Keterbatasan sarana dan prasarana, akses yang sulit, hingga minimnya fasilitas penunjang menjadi realitas yang harus dihadapi setiap hari.

Selain gaji pokok yang layak, pemerintah perlu menyediakan insentif tambahan seperti tunjangan khusus dan fasilitas perumahan agar para guru di daerah terpencil dapat bekerja dengan nyaman dan aman.

Ia juga menilai peningkatan gaji guru bukan sekadar soal kesejahteraan individu, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. 

Selain itu, dia juga merasa jika penghasilan yang memadai, profesi guru akan semakin diminati oleh talenta-talenta terbaik, sehingga kualitas pembelajaran di sekolah turut meningkat.

“Hanya dengan memberikan gaji guru yang besar, cukup Rp15 juta, kita bisa berharap pendidikan kita akan maju,” demikian Once.


Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya