Berita

Sheriff Ric Bradshaw memberikan keterangan usai penyusup di wilayah kediaman Presiden AS Donald Trump ditembak (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube CNN)

Global

Secret Service Tembak Mati Penyusup yang Masuk ke Kompleks Trump

SENIN, 23 FEBRUARI 2026 | 13:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Seorang pria bersenjata tewas ditembak Dinas Rahasia Amerika Serikat (USSS) setelah memasuki kompleks Mar-a-Lago milik Presiden AS Donald Trump, Minggu dini hari, 22 Februari 2026, waktu setempat.

Pria tersebut diidentifikasi sebagai Austin Tucker Martin (21), warga Cameron, North Carolina. Menurut pihak berwenang, ia memasuki gerbang barat lapangan golf Mar-a-Lago di Palm Beach, Florida, ketika ada tamu yang keluar dari area tersebut. Ia membawa sesuatu yang tampak seperti senapan serta satu kaleng bahan bakar.

Sheriff Palm Beach County, Ric Bradshaw, mengatakan agen Secret Service telah memerintahkan Martin untuk menjatuhkan senjata dan barang yang dibawanya. Namun, peringatan itu tidak diindahkan. 


“Dia diperintahkan untuk menjatuhkan dua benda yang dibawanya,” kata Bradshaw kepada wartawan, dikutip dari National Review, Senin 23 Februari 2026.

“Dia meletakkan kaleng bensin itu, lalu mengangkat senapan ke posisi menembak," lanjutnya.

Dalam situasi tersebut, agen kemudian melepaskan tembakan dan menewaskan Martin di tempat.
Saat kejadian, Trump dan Ibu Negara Melania Trump sedang berada di Washington, D.C. untuk menghadiri jamuan makan malam para gubernur dan tetap berada di Gedung Putih. Gedung Putih melalui Juru Bicara Karoline Leavitt memuji tindakan aparat yang dinilai bertindak “cepat dan tegas untuk melumpuhkan orang gila.”

Direktur FBI, Kash Patel, menyatakan pihaknya mengerahkan seluruh sumber daya yang diperlukan untuk menyelidiki insiden tersebut. Dalam pernyataan resmi, Secret Service menegaskan bahwa latar belakang pelaku, motif, serta penggunaan kekuatan mematikan kini tengah diselidiki bersama FBI dan Kantor Sheriff Palm Beach County.

Keluarga Martin sebelumnya melaporkan dirinya hilang pada Sabtu. Ibunya juga sempat mengunggah pesan di Facebook untuk mencari keberadaan putranya. Di media sosial, Martin diketahui kerap mengunggah lukisan cat air lapangan golf populer. Aparat juga menemukan kotak senapan di dalam kendaraannya dan masih menyelidiki kapan serta di mana senjata itu dibeli.

Insiden ini menambah daftar ancaman terhadap Trump dalam beberapa tahun terakhir. Pada September 2024, Ryan Routh ditangkap setelah bersembunyi di semak-semak lapangan golf Mar-a-Lago sambil membawa senapan dan berniat menembak Trump yang saat itu masih berstatus kandidat presiden. Routh kemudian divonis penjara seumur hidup. 

Sebelumnya, dalam kampanye di Butler, Pennsylvania, Juli 2024, Thomas Crooks menembak Trump hingga mengenai telinganya dan menewaskan satu peserta kampanye, sebelum akhirnya ditembak mati oleh Secret Service di lokasi.

Jaksa Agung Pam Bondi mengatakan dirinya telah berbicara dengan presiden dan bekerja sama dengan aparat penegak hukum federal terkait insiden terbaru ini. Penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan motif dan detail lengkap peristiwa tersebut.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya