Berita

Presiden Prabowo Subianto (Dokumen RMOL.id)

Politik

Prabowo Punya Tiga Modal Utama Kembali Berlaga di 2029

SENIN, 23 FEBRUARI 2026 | 13:18 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Prabowo Subianto memiliki sejumlah keunggulan struktural yang membuat posisinya tetap kuat menuju Pilpres 2029.

Menurut Pengamat politik Nurul Fatta, setidaknya ada tiga faktor utama yang menopang daya saing Prabowo sebagai petahana.

“Pertama, ia memiliki infrastruktur politik baik formal maupun informal. Partai Gerindra sebagai partai yang dipimpinnya sendiri menjadi mesin utama, ditambah partai-partai koalisi yang belakangan ramai-ramai memberikan pernyataan dukungan dua periode,” ujarnya kepada RMOL, Senin, 23 Februari 2026.


Fatta melanjutnya, faktor kedua terdapat infrastruktur politik informal berupa jaringan relawan Pilpres 2024 yang masih terjaga. Jejaring relawan yang solid kerap menjadi modal sosial dan elektoral yang efektif dalam menjaga basis dukungan di akar rumput.

Faktor ketiga, kata dia, adalah aspek programatik yang langsung dirasakan masyarakat. Ia menyinggung sejumlah program populis pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), sekolah rakyat, serta kebijakan pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas seperti Koperasi Desa Merah Putih.

“Politik distribusi manfaat (distributive politics) semacam ini dalam banyak studi terbukti meningkatkan peluang elektoral petahana,” paparnya.

Selain itu, Nurul Fatta juga menyoroti kemungkinan mobilisasi sumber daya negara yang kerap menjadi perbincangan dalam praktik politik nasional.

“Selain itu, tidak bisa diabaikan kemungkinan mobilisasi sumber daya negara, baik melalui jejaring birokrasi maupun pengelola program, yang dalam praktik politik Indonesia sering dipesoalkan bahkan diragukan netralitasnya. Keunggulan struktural ini menjadi semakin signifikan,” pungkasnya.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya