Berita

Sekjen Partai Pekerja Korea Kim Jong Un (Foto: KCNA)

Dunia

Kim Jong Un Terpilih Kembali Sebagai Sekjen Partai Pekerja Korea

SENIN, 23 FEBRUARI 2026 | 13:03 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un kembali terpilih sebagai Sekretaris Jenderal Partai Pekerja Korea (WPK) dalam kongres yang digelar di Pyongyang.

Mengutip laporan media pemerintah KCNA, Senin, 23 Februari 2026, keputusan tersebut diambil secara bulat oleh seluruh delegasi yang hadir di hari Minggu, 22 Februari 2026.

"Keputusan itu dibuat pada hari Minggu, hari keempat kongres, sesuai dengan kemauan yang teguh dan keinginan bulat dari semua delegasi," bunyi laporan tersebut.


Dalam laporan yang sama, KCNA juga menyoroti capaian militer selama masa kepemimpinan Kim. 

Disebutkan bahwa daya pencegahan perang negara dengan kekuatan nuklir sebagai porosnya telah ditingkatkan secara besar-besaran, sebuah klaim yang mempertegas fokus Pyongyang pada penguatan daya tangkal berbasis senjata nuklir.

Kongres Partai Pekerja Korea yang digelar lima tahun sekali ini menjadi forum penting untuk menetapkan arah kebijakan negara, mulai dari pembangunan ekonomi hingga strategi pertahanan. 

Dalam pidato pembukaan pada Kamis, 20 Februari 2026, Kim menyinggung beratnya tantangan ekonomi akibat sanksi internasional yang masih membelit negaranya. 

"Saat ini, partai kita dihadapkan pada tugas-tugas bersejarah yang berat dan mendesak untuk meningkatkan pembangunan ekonomi dan standar hidup rakyat serta mentransformasi semua bidang kehidupan negara dan sosial secepat mungkin," ujar Kim.

Sejak mengambil alih kekuasaan pada 2011, Kim berupaya menyeimbangkan agenda penguatan militer dengan pembangunan ekonomi nasional. 

Meski demikian, program nuklir tetap menjadi pilar utama strategi pertahanan, bahkan disebut akan memasuki fase berikutnya dalam agenda yang diumumkan pada kongres kali ini.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya