Berita

Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Istimewa)

Politik

Prabowo Tetap Moncer Meski Tanpa Gibran di 2029

SENIN, 23 FEBRUARI 2026 | 13:01 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Prabowo Subianto dinilai tetap memiliki peluang elektoral kuat pada Pilpres 2029 meski tanpa menggandeng Gibran Rakabuming Raka.

Menurut pengamat politik Nurul Fatta menilai, secara teoritis Prabowo memang berpotensi kehilangan sebagian pemilih loyal Presiden ke-7 RI Joko Widodo apabila tidak bersama Gibran. Segmen ini dinilai memiliki keterikatan emosional yang kuat terhadap figur Jokowi.

“Pemilih tipe ini bukan semata rasional-programatik, melainkan berbasis afeksi politik (affective attachment) terhadap figur Jokowi,” ujar Fatta kepada RMOL, Senin, 23 Februari 2026.


Namun demikian, ia menekankan bahwa konteks politik 2029 berbeda dibanding kontestasi sebelumnya. Sebagai petahana, Prabowo memiliki keunggulan struktural dan elektoral yang signifikan.

“Namun di sisi lain, harus diakui bahwa posisi Prabowo hari ini relatif berbeda dibanding kontestasi sebelumnya. Tanpa dukungan eksplisit Jokowi pun, ia berada dalam posisi elektoral yang lebih unggul dibandingkan calon potensial lainnya,” jelasnya.

Fatta menambahkan, potensi fragmentasi suara pro-Jokowi memang bisa terjadi jika Gibran mengambil langkah politik sendiri dengan dukungan Jokowi. Meski begitu, ia menilai faktor kekuasaan dan kinerja sebagai petahana tetap menjadi modal utama Prabowo untuk tetap kompetitif bahkan moncer di 2029.

"Status sebagai petahana (incumbent) memberikan keuntungan yang tidak kecil," pungkasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Ketua KNPI Merauke Ajak Generasi Muda Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 04:19

Kedaulatan Teknologi Faktor Penting Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:55

PKS Desak Pemerintah Bersikap Proporsional Terkait MSCI

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:25

Solusi Kasus Business Judgement Rule Sektor Perumahan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:57

Waka BRIN Pimpin Delegasi RI Perjuangkan Space Economic di Konferensi PBB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:32

Pertamina Didorong Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak Demi Genjot Produktivitas

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:12

KPK Endus Ada Kickback Vendor kepada Pejabat BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:59

Presiden PKS Wanti-wanti Bahaya AI sebagai Senjata Fitnah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:34

Masih Atur Waktu, KPK Bantah Ada Kendala dalam Pemanggilan Nusron

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:04

Polri Utamakan Pendekatan Humanis dan Edukatif Selama Operasi Patuh 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:42

Selengkapnya