Berita

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono pada pengukuhan Koperasi Induk Tembakau Madura Sejahtera (KITMAS) di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. (Foto: Kemenkop)

Bisnis

Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

MINGGU, 22 FEBRUARI 2026 | 07:21 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah berkomitmen memperkuat ekosistem koperasi nasional. Koperasi induk diharapkan mampu menjadi wadah strategis, khususnya bagi petani tembakau di Madura dalam meningkatkan posisi tawar terhadap industri besar.

Hal itu disampaikan Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono pada pengukuhan Koperasi Induk Tembakau Madura Sejahtera (KITMAS) di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Sabtu sore, 21 Februari 2026.

“Koperasi Induk Tembakau Madura Sejahtera ini harus menjadi rumah besar bagi petani tembakau, sekaligus meningkatkan posisi tawar mereka agar setara dengan pelaku industri besar,” ungkapnya.


Ia juga memastikan bahwa produk-produk lokal masyarakat akan menjadi prioritas untuk dipasarkan melalui jaringan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih di seluruh Indonesia.

Ferry menegaskan keberpihakan pemerintah terhadap koperasi dan pelaku usaha kecil, termasuk pedagang tradisional. Ia menyebut, keberadaan koperasi desa diharapkan dapat memperkuat ekosistem ekonomi lokal sekaligus menciptakan kemandirian desa.

“Ini adalah momentum langka, ketika pemerintah memiliki keberpihakan kuat terhadap koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Menkop menyampaikan pemerintah tengah menjalankan program strategis pembentukan Kopdes Merah Putih yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.

Hingga saat ini, pembangunan fisik berupa gudang dan sarana pendukung koperasi telah mencapai lebih dari 30.000 unit di seluruh Indonesia, dengan sekitar 1.000 unit telah selesai 100 persen. Pemerintah menargetkan seluruh pembangunan tersebut rampung pada Mei 2026 dan siap dioperasionalkan.

Koperasi desa tidak hanya berfungsi sebagai lembaga ekonomi, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat desa agar menjadi pelaku utama ekonomi, bukan sekadar penerima manfaat.

Pemerintah juga membuka akses permodalan seluas-luasnya bagi koperasi desa, termasuk melalui dukungan pembiayaan dari perbankan. Dengan demikian, masyarakat desa memiliki kesempatan untuk mengembangkan usaha berbasis potensi lokal.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya