Berita

(Foto: Dok. BNI)

Bisnis

BNI Perkuat Aksi Lingkungan, 423 Kg Sampah Berhasil Diangkut dari Pantai Mertasari

SABTU, 21 FEBRUARI 2026 | 22:56 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan menggelar rangkaian aksi bersih pantai dalam momentum Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026. 

Sejak awal Februari, BNI bersama komunitas lingkungan Malu Dong berhasil mengangkut 423 kilogram sampah yang didominasi limbah plastik dari kawasan Pantai Mertasari, Sanur, Bali.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan aksi tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perseroan dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat terhadap pengelolaan sampah.


“Melalui kolaborasi bersama komunitas dan masyarakat, BNI ingin mendorong perubahan perilaku dalam pengelolaan sampah sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Okki dalam keterangan tertulis, Sabtu 21 Februari 2026.

Sampah yang terkumpul selanjutnya dipilah dan disalurkan kepada pengelola untuk didaur ulang. Inisiatif ini tidak berhenti pada aksi bersih pantai, tetapi dilanjutkan dalam rangkaian kegiatan puncak HPSN pada 20-22 Februari 2026.

Selama tiga hari, BNI menggelar berbagai kegiatan, mulai dari koordinasi teknis dengan para pemangku kepentingan, edukasi lingkungan kepada pelaku UMKM di kawasan Pantai Mertasari, hingga penyuluhan kepada siswa SD Negeri 11 Sanur mengenai pentingnya memilah sampah sejak dini.

BNI juga menyerahkan sejumlah bantuan fasilitas kebersihan, antara lain tempat sampah berbagai ukuran, papan edukasi lingkungan, rompi relawan, kantong sampah (trash bag), tumbler, serta peralatan kebersihan kepada sekolah dan komunitas setempat. 

Dukungan ini ditujukan untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat secara berkelanjutan.

Aksi bersih pantai yang melibatkan relawan dan warga Desa Sanur Kauh menjadi bagian dari penguatan kolaborasi lintas pihak, sekaligus mendukung sektor pariwisata yang bergantung pada kebersihan lingkungan pesisir.

Okki menegaskan, kegiatan tersebut merupakan implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang secara konsisten dijalankan BNI. Menurutnya, keberlanjutan hanya dapat dicapai melalui sinergi berbagai elemen masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen BNI dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus memperkuat kolaborasi lintas pihak agar pengelolaan sampah dapat dilakukan secara berkelanjutan,” tegasnya.

Dia menambahkan, inisiatif tersebut sejalan dengan agenda pembangunan nasional yang menekankan pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan, termasuk menjaga kualitas lingkungan di wilayah pesisir yang menjadi tumpuan aktivitas ekonomi dan pariwisata.

Melalui rangkaian aksi ini, BNI berharap kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah terus meningkat, sehingga tercipta ekosistem lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung produktivitas ekonomi masyarakat setempat dalam jangka panjang.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya