Berita

Ilustrasi SPPG. (Foto: RMOL/Abdul Rouf Ade Segun)

Politik

DPR Komitmen Kawal Pelaksanaan MBG Selama Ramadan

SABTU, 21 FEBRUARI 2026 | 13:32 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan tetap berjalan selama bulan Ramadan. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menegaskan keberlanjutan program tersebut sebagai bagian dari komitmen menjaga pemenuhan gizi anak dan peserta didik, meski dilakukan penyesuaian teknis selama bulan puasa.

Anggota Komisi IX DPR RI, Tubagus Haerul Jaman, menyatakan MBG harus tetap menjangkau seluruh penerima manfaat, terutama anak-anak sekolah. Ia menekankan pentingnya asupan gizi dalam mendukung kualitas sumber daya manusia jangka panjang. 

"Karena asupan gizi yang memadai bagi peserta didik berperan penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045," kata Tubagus dalam keterangannya, Sabtu, 21 Februari 2026. 


Menurut dia, Komisi IX berkomitmen mengawal pelaksanaan program tersebut agar berjalan efektif dan tepat sasaran. Pengawasan diperlukan agar distribusi bantuan pangan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. 

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengawal program ini agar dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas telah memastikan MBG tetap berlangsung selama Ramadan dengan sejumlah penyesuaian. 
Bagi siswa Muslim, makanan diberikan dalam bentuk kering untuk dibawa pulang, sementara siswa non-Muslim tetap menerima dan mengonsumsi makanan di sekolah seperti biasa. 
Di lingkungan pondok pesantren, pembagian makanan dilakukan saat waktu berbuka puasa. Adapun bagi ibu hamil, balita, dan ibu menyusui, distribusi tetap berjalan sesuai skema awal tanpa perubahan.
Keputusan ini menunjukkan kesediaan pemerintah dan DPR dalam memastikan program prioritas pangan nasional tetap berjalan lintas momentum.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya