Berita

Anggota DPR RI Fraksi Nasdem, Arif Rahman (Foto: IG Arif Rahman)

Politik

Korban Banjir Lebak Gedong Masih di Huntara, DPR Desak Aksi Nyata Pemerintah

SABTU, 21 FEBRUARI 2026 | 11:25 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah pusat didesak segera mengambil langkah konkret dalam menangani nasib korban banjir bandang di Lebak Gedong, Banten. Pasalnya, hingga kini warga terdampak masih bertahan di hunian sementara (huntara).

Anggota DPR RI Fraksi Nasdem, Arif Rahman, menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa penyelesaian pascabencana belum berjalan optimal, khususnya dalam penyediaan hunian tetap bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal.

“Warga Lebak tidak boleh terus menunggu. Negara harus hadir secara nyata. Dan pembangunan harus segera dituntaskan,” tegas Arif saat meninjau langsung lokasi Huntara, dikutip Sabtu, 21 Februari 2026.


Ia menekankan bahwa penanganan pascabencana tidak boleh berlarut-larut, terutama ketika menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Pemerintah pusat, kata dia, perlu mempercepat pembangunan hunian permanen sekaligus memastikan program pemulihan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Arif juga memastikan akan terus mengawal persoalan ini di tingkat nasional. Menurutnya, hak masyarakat terdampak harus segera dipenuhi agar mereka tidak terus hidup dalam ketidakpastian.

“Sudah enam tahun hunian sementara ini terbengkalai tanpa kepastian. Ini bukan hanya soal bangunan, tapi tentang hak masyarakat untuk mendapatkan tempat tinggal yang layak. Saya akan kawal dan mendorong percepatan pembangunan Huntara ini,” tegas Legislator Dapil Banten I ini.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya