Berita

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat. (Foto: Instagram @bpjs.ketenagakerjaan)

Bisnis

Berikut Peta Jalan BPJS Ketenagakerjaan Menuju Pelayanan Bermutu

SABTU, 21 FEBRUARI 2026 | 00:03 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat memaparkan peta jalan lembaganya dalam lima tahun mendatang melalui tiga pilar utama Coverage, Care, dan Credibility (3C).

Hal tersebut disampaikan Saiful setelah resmi dilantik menjadi Dirut baru periode 2026–2031, menggantikan Pramudya Iriawan Buntoro.

Menurutnya, salah satu arah kebijakan BPJS Ketenagakerjaan ke depan akan ditopang oleh aspek Coverage. Manajemen, kata Saiful akan membidik perluasan kepesertaan BPJS secara agresif dan terukur. 


Ia akan menyasar pekerja sektor informal, pelaku UMKM, pekerja bukan penerima upah, hingga pekerja migran yang dinilai masih belum sepenuhnya terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Kami ingin memastikan coverage pada pekerja informal atau pekerja bukan penerima upah, dan pekerja migran dapat tercakup, karena saat ini masih banyak yang bisa ditingkatkan,” ujar Saiful di Jakarta pada Jumat, 20 Februari 2026.

Ia menegaskan, ekspansi kepesertaan akan ditempuh lewat percepatan akuisisi peserta baru, penguatan kolaborasi lintas ekosistem, optimalisasi kanal distribusi, serta peningkatan kepatuhan pembayaran iuran agar program berjalan berkesinambungan.

Selanjutnya, aspek Care dalam transformasi layanan. Ia menginginkan sistem klaim yang lebih ringkas, cepat, dan transparan melalui pemanfaatan teknologi digital secara menyeluruh.

Penguatan layanan klaim, pengembangan manfaat tambahan termasuk dukungan perumahan serta pembangunan pengalaman peserta berbasis digital dari awal hingga akhir proses menjadi bagian dari agenda besar tersebut.

“Kami ingin menghadirkan pelayanan yang tidak hanya administratif, tetapi benar-benar terasa sebagai wujud kehadiran negara bagi pekerja dan keluarganya,” imbuhnya.

Sementara itu, Credibility ditempatkan sebagai fondasi utama keberlanjutan institusi. Menurut Saiful, kepercayaan publik hanya dapat dijaga melalui tata kelola yang akuntabel, integrasi data yang kuat, serta pengelolaan dana yang prudent dan profesional.

Kinerja investasi yang sehat dan komunikasi publik yang konsisten juga disebut menjadi perhatian agar reputasi lembaga semakin baik.

“Kami akan meningkatkan kredibilitas atas data, proses, compliance dan tentunya strategic collaboration dengan para stakeholder, harapannya dapat meningkatkan trust dari pemerintah, pemberi kerja, maupun dari masyarakat,” tegasnya.

Dengan strategi tersebut, Saiful optimistis BPJS Ketenagakerjaan akan tampil semakin solid, profesional, dan mampu memperkuat perlindungan sosial bagi pekerja Indonesia secara berkelanjutan.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya