Berita

Ilustrasi Cara Cek Titik Banjir Jakarta (Sumber: Gemini Generated Image)

Nusantara

7 Cara Cek Titik Banjir Jakarta Secara Real Time

JUMAT, 20 FEBRUARI 2026 | 21:41 WIB | OLEH: TIFANI

Hujan yang mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya pada Jumat (20/2/2026) menyebabkan banjir atau genangan air di banyak titik. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat ada 41 Rukun Tetangga (RT) dan lima ruas jalan terendam.

BPBD mengonfirmasi bahwa genangan air terkonsentrasi di area Jakarta Selatan untuk permukiman, serta tersebar di beberapa kota administrasi lainnya untuk akses transportasi. Seiring kondisi tersebut, masyarakat diimbau untuk memantau perkembangan banjir secara berkala agar dapat mengambil keputusan perjalanan maupun evakuasi dengan cepat dan aman.

Berikut tujuh cara memantau titik banjir Jakarta secara terkini yang bisa diakses masyarakat untuk mengetahui kondisi genangan, tinggi muka air, hingga rekayasa lalu lintas.


1. Website Resmi BPBD DKI Jakarta

BPBD DKI Jakarta menyediakan layanan pemantauan banjir melalui situs resminya. Warga dapat mengakses peta banjir Jakarta, laporan data banjir per jam, hingga informasi sebaran genangan berdasarkan RT dan ruas jalan terdampak.

2. Situs Pantau Banjir Jakarta


Melalui situs Pantau Banjir Jakarta, masyarakat bisa memantau tinggi muka air di pintu air, status siaga, aliran sungai, serta kondisi cuaca terkini. Platform ini membantu warga mengetahui potensi kenaikan debit air secara cepat dan akurat.

3. Website Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta

Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta menyediakan data tinggi muka air sungai dari berbagai pos pantau dan pintu air. Informasi ini dapat menjadi indikator potensi luapan sungai dan risiko banjir di sejumlah wilayah Jakarta.

4. Aplikasi JAKI (Jakarta Kini)

JAKI memiliki fitur JakPantau yang terintegrasi dengan data Pemprov DKI Jakarta. Melalui menu Info Banjir, pengguna dapat melihat peta genangan dengan kode warna sesuai kedalaman air secara real time.

Aplikasi ini tersedia di Google Play Store dan App Store.

5. Google Maps

Google Maps juga dapat digunakan untuk memantau kondisi jalan terdampak banjir. Aplikasi ini menampilkan laporan pengguna terkait genangan dan secara otomatis menyarankan rute alternatif apabila jalur utama terhambat.

6. CCTV Publik Jakarta

Pemprov DKI Jakarta menyediakan akses CCTV publik untuk memantau kondisi lalu lintas dan ruas jalan secara langsung. Melalui layanan ini, warga dapat melihat situasi genangan dan kepadatan kendaraan di berbagai titik strategis ibu kota.

7. Media Sosial Resmi Instansi Terkait

Informasi banjir terkini juga dapat dipantau melalui akun media sosial resmi BPBD DKI Jakarta, Dinas Perhubungan DKI Jakarta, TMC Polda Metro Jaya, dan Jasa Marga. Instagram: @bpbddkijakarta, @dishubdkijakarta, X (Twitter): @tmcpoldametro, @PTJASAMARGA

Untuk informasi layanan transportasi yang terdampak banjir, masyarakat juga dapat memantau akun X @PT_Transjakarta dan @commuterline

Dalam kondisi darurat, masyarakat diminta segera menghubungi layanan darurat 112 yang beroperasi gratis selama 24 jam. Dengan memanfaatkan berbagai kanal pemantauan tersebut, warga diharapkan dapat memperoleh informasi banjir secara akurat, terverifikasi, dan real time untuk meminimalkan risiko selama beraktivitas.


Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya