Berita

Satpol PP Bandar Lampung patroli ansipasi perang sarung dan kekerasan antar remaja. (Foto: RMOLLampung)

Nusantara

Patroli Malam Cegah Perang Sarung

JUMAT, 20 FEBRUARI 2026 | 17:47 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Aparat Satpol PP Kota Bandar Lampung mulai memperketat pengawasan wilayah selama bulan suci Ramadan.

Langkah ini difokuskan untuk mengantisipasi aktivitas remaja berisiko, terutama aksi “perang sarung” yang kerap muncul dan berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Kepala Satpol PP Kota Bandar Lampung, Ahmad Nurizki Erwandi mengatakan, pihaknya memasifkan patroli malam di sejumlah titik yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya anak muda hingga larut malam.


“Kami memasifkan patroli malam untuk mencegah aktivitas remaja berisiko saat Ramadan, terutama pencegahan perang sarung antar remaja,” ujar Nurizki diberitakan Kantor Berita RMOLLampung, Jumat, 20 Februari 2026.

Sejumlah kawasan menjadi perhatian, di antaranya area sekitar Kantor Kecamatan Enggal, jalur menuju Kantor Gubernur, hingga wilayah Kedaton. Di titik-titik tersebut petugas akan melakukan pemantauan serta mengimbau remaja agar membubarkan diri apabila kedapatan berkumpul melewati batas waktu wajar.

Nurizki menegaskan, pendekatan yang dilakukan lebih bersifat persuasif dan edukatif, bukan sekadar penertiban kaku.

“Situasi ini perlu perhatian serius agar tidak berkembang menjadi gangguan ketertiban umum. Kami mengedepankan pencegahan dengan memberikan pemahaman pentingnya menjaga ketertiban dan keselamatan,” tegasnya.

Dalam pelaksanaannya, Satpol PP berkolaborasi dengan Polresta Bandar Lampung melalui Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta perangkat pamong setempat.

Meski demikian, Nurizki menekankan peran orang tua menjadi kunci utama dalam pencegahan. Ia mengimbau keluarga agar lebih ketat mengawasi anak-anaknya, terutama pada malam hari hingga menjelang sahur.

“Perbanyak ibadah atau istirahat di rumah. Peran orang tua sangat penting dalam mengawasi aktivitas anak,” pesannya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya