Berita

Raja Charles III (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube Associated Press)

Dunia

Pasca-Penangkapan Andrew: Ketegasan Raja Charles jadi Sorotan

JUMAT, 20 FEBRUARI 2026 | 13:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Publik Inggris kembali dikejutkan dengan dinamika terbaru dari drama hukum yang menjerat Andrew Mountbatten-Windsor.

Meski sempat ditahan pada Kamis 19 Februari 2026, kabar terbaru mengonfirmasi bahwa adik dari Raja Charles III tersebut kini telah dibebaskan. Namun, yang menjadi pembicaraan hangat bukanlah sekadar pembebasannya, melainkan sinyal keras yang dikirimkan oleh Istana Buckingham.

Di saat Andrew menghirup udara bebas, Raja Charles III justru menunjukkan sikap yang tidak kenal kompromi. Dalam pernyataan resminya, sang Raja secara terbuka mendukung langkah kepolisian dan menegaskan bahwa status "darah biru" tidak memberikan kekebalan hukum di masa pemerintahannya.


"Hukum harus ditegakkan," tegas Raja Charles melalui pernyataan yang dikutip dari Associated Press, Jumat 20 Februari 2026. 

Charles ingin memastikan bahwa monarki tetap relevan dan bersih dengan memisahkan urusan keluarga dari supremasi hukum negara.

Meskipun saat ini Andrew sudah dilepaskan dari tahanan, bayang-bayang kasusnya jauh dari kata selesai. Fokus penyelidikan polisi Inggris kini mengarah pada periode tahun 2010, saat Andrew menjabat sebagai utusan khusus perdagangan internasional.

Andrew diduga melakukan penyalahgunaan jabatan publik terkait hubungannya dengan Jeffrey Epstein. Terdapat bukti baru di mana dokumen dari Departemen Kehakiman AS mengungkap korespondensi rahasia yang ada kaitannya dengan kedekatan Andrew dan Epstein.

Saat  ini, penyelidik masih terus mencari tahu apakah Andrew pernah mengirimkan laporan perdagangan rahasia untuk kepentingan pribadi atau pihak luar.

Kasus ini menjadi babak baru dalam kejatuhan Andrew, yang sejak 2019 telah dicabut dari tugas-tugas kerajaan oleh mendiang Ratu Elizabeth II setelah wawancara kontroversialnya tentang Epstein. 

Pembebasan Andrew mungkin memberikan napas lega sesaat. Namun bagi Charles sendiri, ini adalah ujian kredibilitas. 

Dengan menyatakan siap bekerja sama penuh dengan kepolisian, Charles mengirim pesan bahwa era perlindungan istana telah berakhir.

"Saya dan keluarga saya akan terus menjalankan tugas dan pengabdian kami kepada Anda semua," tambah Charles, seolah ingin menegaskan bahwa operasional kerajaan tetap berjalan normal meski di tengah badai hukum adiknya.

Kini, bola panas berada di tangan kepolisian London. Apakah pembebasan Andrew merupakan akhir dari penyelidikan, atau justru awal dari tuntutan yang lebih berat? 

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya