Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Global

Prabowo Anggap Pernyataan Trump Soal Tak Ingin Melawan Hanya Gurauan

JUMAT, 20 FEBRUARI 2026 | 10:14 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto menanggapi santai pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengaku tak ingin melawannya dalam forum Board of Peace (BoP) di Washington, Kamis, 19 Februari 2026.

Prabowo menilai ucapan tersebut tidak lebih dari sekadar kelakar di panggung diplomasi.

"Nggak, itu bercanda," kata Prabowo sambil tertawa ketika ditanya wartawan usai rapat BoP soal pernyataan Trump tersebut.


Dalam pidatonya Trump secara terbuka menyanjung Prabowo saat memperkenalkan satu per satu pemimpin yang hadir. 

Di hadapan para kepala negara anggota, Trump bahkan menyatakan dirinya tak ingin berhadapan dengan Presiden RI karena menilai sosoknya gigih dan berwibawa.

“Pria yang saya sangat sukai sekali. Dia sangat gigih. Saya tak ingin melawannya, Presiden Prabowo dari Indonesia. Dia adalah sosok yang berwibawa," ujarnya.

Trump juga mengenang diskusinya dengan Prabowo terkait jumlah penduduk Indonesia. Ia menilai kepemimpinan di negara berpenduduk ratusan juta jiwa merupakan tanggung jawab besar yang tidak ringan. 

"Berapa jumlah penduduk Indonesia. Dia bilang 240 juta jiwa. Tidak-tidak berapa? itu negara yang besar. Anda melakukan pekerjaan yang hebat dan dihormati. Terima kasih banyak sudah hadir. Terimakasih Presiden,” kata Trump.

Indonesia menjadi satu dari sekitar 27 negara yang hadir dalam rapat perdana Board of Peace (BoP) di Washington.

Namun sejumlah negara menolak bergabung di antaranya Prancis, Jerman, Italia, Spanyol, hingga Inggris dan Ukraina, serta Selandia Baru, dan Vatikan.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya