Berita

Anggota Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Masih Ada yang Belajar di Tenda, Komisi X DPR Desak Percepatan Revitalisasi Sekolah

JUMAT, 20 FEBRUARI 2026 | 10:12 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kondisi pembelajaran di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat yang masih belum ideal, disorot Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian.

Data Kemendikdasmen mencatat setidaknya ada 99 dari 4.852 sekolah terdampak masih belajar di tenda/kelas darurat. Sedangkan 22 sekolah masih menumpang karena sekolah tersebut hanyut dan perlu direlokasi.

Hetifah pun mendorong agar penanganan bencana ini dapat dilakukan percepatan karena saat ini baru sekitar 30 persen sekolah terdampak yang telah melaksanakan Perjanjian Kerja Sama Revitalisasi Satuan Pendidikan dengan Kemendikdasmen. 


Legislator Golkar ini juga menekankan agar anggaran revitalisasi tidak hanya terfokus pada pembangunan infrastruktur. Lebih jauh daripada itu, harus ada perangkat sekolah, laboratorium, hingga sumber daya guru yang terdampak. 

Kemendikdasmen memperkirakan kebutuhan anggaran Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pendidikan Pasca Bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat membutuhkan anggaran Rp5,5 triliun rupiah dan telah disalurkan sebesar Rp1 triliun rupiah.

Selain itu, Hetifah juga menggarisbawahi lokasi Hunian Sementara (Huntara) yang tidak terkoneksi dengan fasilitas pendidikan.

“Saat ini hunian sementara tidak selalu terkoneksi dengan fasilitas umum dan sarana pendidikannya. Ini pasti akan berpengaruh dengan kondisi pembelajaran anak-anak,” kata Hetifah kepada wartawan, Jumat, 20 Februari 2026.

Atas dasar itu, Hetifah menilai perlunya sinergi antar stakeholder terkait untuk mengurai dan menyelesaikan masalah-masalah tersebut:

“Untuk itu dalam pembangunan huntap kelak perlu sinergi yang lebih baik terutama untuk sekolah-sekolah yang akan direlokasi,” pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya