Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Asia Variatif Dipicu Ketegangan Geopolitik

JUMAT, 20 FEBRUARI 2026 | 09:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sejumlah saham di lantai bursa Asia dibuka beragam pada perdagangan Jumat, 20 Februari 2026.

Pelaku pasar saat ini masih diliputi kekhawatiran setelah tiga indeks utama Wall Street melemah semalam, dipicu tekanan pada saham perusahaan kredit swasta serta meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. 

Dikutip dari CNBC, indeks Nikkei 225 Jepang turun 1,12 persen dan Topix melemah 1,18 persen seiring investor mencermati data inflasi Januari yang turun di bawah target 2 persen Bank Sentral Jepang untuk pertama kalinya dalam 45 bulan. 


Di Korea Selatan, Kospi justru menguat 1,02 persen, berlawanan arah dengan Kosdaq yang turun 0,43 persen. Sementara itu indeks ASX 200 Australia dibuka sedikit melemah.

Salah satu saham yang mencuri perhatian adalah Sumitomo Pharma. Saham perusahaan farmasi besar Jepang tersebut sempat melonjak hingga 6,81 persen pada awal perdagangan, namun kemudian berbalik arah dan anjlok lebih dari 11 persen, menunjukkan volatilitas yang tinggi di pasar.

Di sisi lain, bank sentral China dijadwalkan mengumumkan suku bunga pinjaman utama (Loan Prime Rate/LPR), dengan suku bunga tenor satu tahun saat ini di 3 persen dan lima tahun di 3,5 persen. Namun, pasar saham China daratan dan Hong Kong masih tutup karena libur Tahun Baru Imlek.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya