Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Wall Street Berakhir di Zona Merah, Saham Teknologi Malas Bergerak

JUMAT, 20 FEBRUARI 2026 | 08:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sejumlah indeks utama Wall Street terpantau melemah di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara AS dan Iran serta beragam data ekonomi yang dirilis, membuat indeks S&P 500 nyaris tidak bergerak sejak awal tahun.

Dikutip dari Reuters, Jumat 20 Februari 2026, pada penutupan perdagangan Kamis, indeks Dow Jones Industrial Average turun 267,5 poin atau 0,54 persen ke level 49.395,16. Indeks S&P 500 terkoreksi 19,42 poin atau 0,28 persen menjadi 6.861,89. Sementara indeks Nasdaq Composite melemah 70,91 poin atau 0,31 persen ke 22.682,73.

Dari 11 sektor utama di S&P 500, delapan sektor berakhir di zona merah. Sektor keuangan dan barang konsumsi non-esensial memimpin penurunan masing-masing sebesar 0,86 persen dan 0,53 persen. Sebaliknya, sektor utilitas dan industri mencatatkan kenaikan tertinggi, masing-masing naik 1,13 persen dan 0,77 persen.


Sentimen pasar turut tertekan oleh perkembangan geopolitik. Harga minyak mentah kembali naik di tengah kebuntuan soal program nuklir Iran. Presiden AS, Donald Trump, menyatakan Iran memiliki waktu 10 hingga 15 hari untuk mencapai kesepakatan baru. Ia memperingatkan bahwa jika tidak ada kesepakatan, maka “hal-hal yang sangat buruk” bisa terjadi.

Dari sisi korporasi, saham Walmart turun 1,38 persen meski melaporkan penjualan fiskal yang kuat sebesar 713,2 miliar dolar AS. Angka ini sedikit di bawah pendapatan tahunan Amazon yang mencapai 716,9 miliar dolar AS, menandai pertama kalinya Amazon melampaui Walmart sebagai perusahaan dengan pendapatan tahunan terbesar.

Saham Carvana anjlok hampir 8 persen setelah gagal memenuhi ekspektasi profitabilitas dalam laporan kuartalan terbarunya. Sebaliknya, saham DoorDash naik 1,62 persen setelah perusahaan memperkirakan belanja pelanggan akan meningkat pada kuartal ini.

Saham-saham teknologi raksasa bergerak beragam di tengah laporan bahwa OpenAI hampir menuntaskan pendanaan baru senilai 100 miliar Dolar AS. Saham Apple turun hampir 1,5 persen, sementara saham Nvidia, Alphabet, Microsoft, Meta, Tesla, dan Amazon bergerak terbatas.

Dari sisi ekonomi, defisit perdagangan barang AS pada 2025 tercatat sebesar 1,24 triliun Dolar AS, naik 2,1 persen dibanding tahun sebelumnya, menurut Biro Analisis Ekonomi AS. Sementara itu, klaim pengangguran awal untuk pekan yang berakhir 14 Februari turun menjadi 206.000, berkurang 23.000 dari pekan sebelumnya.

Pelaku pasar kini mencermati perkembangan situasi Timur Tengah dan menunggu data inflasi lanjutan, termasuk indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) bulan Desember yang akan dirilis Jumat, waktu Amerika.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Proses Hukum Febrie Adriansyah Harus Bebas dari Intervensi Politik

Senin, 13 Juli 2026 | 06:23

Tentara Salib Eropa dalam Penjarahan Konstantinopel 1204

Senin, 13 Juli 2026 | 06:05

PT Japfa Comfeed di Cengkareng Terbakar

Senin, 13 Juli 2026 | 06:03

Timnas Inggris Tak Pernah Masuk Daftar Lawan Lionel Messi

Senin, 13 Juli 2026 | 05:32

Ivan Gunawan Harap Pemerintah Bantu Pembangunan 99 Masjid

Senin, 13 Juli 2026 | 05:23

Mengungkap Skandal Pemerasan Bu Etik

Senin, 13 Juli 2026 | 05:09

Ketahuan, Amplop Baru Dikembalikan?

Senin, 13 Juli 2026 | 05:03

MBG dan KDMP Manifestasi Nyata Pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 13 Juli 2026 | 04:36

Mundurnya Febrie Adriansyah Jadi Pesan Politik Antikorupsi Pemerintahan Prabowo

Senin, 13 Juli 2026 | 04:05

Waspada! Ada Kompromi Kasus Ijazah Jokowi Disetop

Senin, 13 Juli 2026 | 04:02

Selengkapnya