Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Dunia

Prabowo Siapkan 10 Universitas Berbasis STEM, Undang Investasi AS

KAMIS, 19 FEBRUARI 2026 | 17:35 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan rencana pembangunan 10 universitas baru berbasis STEM (sains, teknologi, teknik, dan matematika) saat menghadiri forum bisnis bersama US Chamber of Commerce di Washington, D.C., Rabu, 18 Februari 2026.

“Bagi saya, pendidikan sangat penting. Saya sedang mendirikan 10 universitas baru,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa dalam kunjungannya ke Inggris, ia telah berbicara dengan berbagai universitas top dunia, termasuk Oxford, Cambridge, Imperial College, King’s College, dan University College London yang tertarik bekerja sama dalam proyek universitas tersebut.


Untuk itu Prabowo juga turut mengundang institusi pendidikan tinggi di Amerika Serikat untuk berpartisipasi.  

"Saya juga mengundang institusi Amerika untuk bekerja sama dengan kami di Indonesia,” kata Prabowo. 

Prabowo memaparkan latar belakang pendirian 10 universitas baru tersebut, yakni kebutuhan mendesak untuk menutup kekurangan 140.000 dokter, sementara Indonesia saat ini hanya mampu meluluskan sekitar 10.000 dokter per tahun. 

Dengan laju tersebut, dibutuhkan waktu hingga 14 tahun untuk menutup kekurangan itu tanpa terobosan baru.

"Itulah alasan saya menciptakan 10 universitas baru ini yang akan berbasis pada STEM (sains, teknologi, teknik, matematika) dan kedokteran. Di sini saya rasa juga terdapat peluang bagi AS," tambahnya. 

Menurut Prabowo, peluang kerja sama juga terbuka di sektor industri alat kesehatan. Ia menyinggung peran perusahaan asal AS, General Electric, yang telah membangun fasilitas produksi peralatan medis di Indonesia. 

“Di sini saya rasa juga terdapat peluang bagi AS. Saya rasa General Electric juga membangun peralatan medis di Indonesia dan kami berharap mereka akan meningkatkan produksi mereka. Kami akan mendukungnya,” pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya