Berita

Ilustrasi

Kesehatan

Jangan Tebak-tebakan, Nyeri GERD dan Serangan Jantung Berbeda

KAMIS, 19 FEBRUARI 2026 | 15:35 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Meski memiliki gejala awal yang mirip, nyeri akibat munculnya GERD berbeda dengan nyeri karena serangan jantung.

Menurut situs kesehatan Halodoc, dalam artikel yang ditinjau oleh dr. Fadhli Rizal Makarim, kemiripan gejala ini terjadi karena lokasi kerongkongan dan jantung yang berdekatan.

“Nyeri dada akibat GERD memang mirip dengan serangan jantung, karena sama-sama menimbulkan sensasi perih dan tekanan di dada,” tulis artikel tersebut dikutip Kamis 19 Februari 2026.


Nyeri dada karena GERD, tulis artikel itu, muncul sensasi serasa panas atau terbakar di dada. Pemicunya muncul setelah makan terutama makanan pedas atau berlemak, saat membungkuk, atau berbaring.

Sementara nyeri dada karena serangan jantung atau biasanya disebut angin duduk, muncul sensasi seperti ditekan, diremas, atau dihimpit benda berat. Pemicunya bisa terjadi kapan saja, seringkali saat beraktivitas fisik atau stres emosional.

Halodoc juga menegaskan dalam artikel lain bahwa “angin duduk” (angina pektoris) adalah kondisi serius akibat kurangnya pasokan darah ke jantung dan tidak boleh dianggap remeh.

“Tak sedikit orang yang tidak tahu perbedaan antara masuk angin dan angin duduk. Walaupun gejalanya mirip, angin duduk bisa lebih membahayakan ketimbang masuk angin,” tulis artikel tersebut.

Masyarakat pun diminta tidak tebak-tebakan dengan nyeri dada. Menganggapnya sebagai masalah sepele dan hanya mengandalkan obat-obatan yang dijual bebas tanpa diagnosis yang jelas adalah sebuah pertaruhan besar.

Jika mengalami nyeri dada, terutama jika disertai gejala-gejala yang mengarah pada gangguan jantung, langkah terbaik adalah segera mencari pertolongan medis.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya