Berita

Ilustrasi/Unsplash.

Nusantara

Daftar Tanggal Merah Maret 2026 Lengkap dengan SKB 3 Menteri

KAMIS, 19 FEBRUARI 2026 | 10:25 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

 Pemerintah resmi menetapkan rincian libur nasional, cuti bersama, dan kebijakan kerja fleksibel untuk bulan Maret 2026.

Melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri, bulan ketiga tahun ini dipastikan menjadi periode dengan rangkaian libur terpanjang karena berdekatannya perayaan Hari Suci Nyepi dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Masyarakat berpotensi menikmati libur panjang (long weekend) hingga tujuh hari berturut-turut yang dimulai sejak pertengahan Maret. Rangkaian libur ini mencakup perayaan keagamaan umat Hindu sekaligus momentum puncak arus mudik Lebaran.


Berdasarkan penetapan SKB Tiga Menteri, rincian tanggal merah dan cuti bersama pada Maret 2026 adalah sebagai berikut:

Rabu, 18 Maret 2026: Cuti Bersama Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka 1948)

Kamis, 19 Maret 2026: Libur Nasional Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka 1948)

Jumat, 20 Maret 2026: Cuti Bersama Idulfitri 1447 Hijriah

Sabtu, 21 Maret 2026: Libur Nasional Idulfitri 1447 Hijriah

Minggu, 22 Maret 2026: Libur Nasional Idulfitri 1447 Hijriah

Senin, 23 Maret 2026: Cuti Bersama Idulfitri 1447 Hijriah

Selasa, 24 Maret 2026: Cuti Bersama Idulfitri 1447 Hijriah

Penetapan cuti bersama ini dirancang pemerintah untuk meningkatkan efisiensi libur panjang masyarakat. Dengan durasi libur yang lebih lama, masyarakat dapat melakukan persiapan mudik dan berkumpul bersama keluarga tanpa terbebani pekerjaan yang tertunda.

Selain rentetan cuti bersama tersebut, bulan Maret juga memiliki sejumlah akhir pekan biasa pada tanggal 7–8, 14–15, dan 28–29 Maret 2026 yang dapat dimanfaatkan untuk liburan singkat.

Kebijakan WFA: ASN Fleksibel, Swasta Menyesuaikan

Pemerintah juga mengeluarkan aturan khusus terkait ritme kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berdekatan dengan tanggal merah.

Melalui Surat Edaran Menteri PANRB Nomor 2 Tahun 2026, ASN diizinkan menerapkan sistem Work From Anywhere (WFA) atau bekerja secara fleksibel selama lima hari kerja di bulan Maret.

Jadwal WFA Lebaran 2026 untuk ASN terbagi dalam dua periode, yakni pada 16–17 Maret 2026 (dua hari sebelum libur Nyepi) dan 25–27 Maret 2026 (tiga hari pasca-libur Idulfitri).

Terkait pekerja di sektor swasta, pemerintah mengeluarkan imbauan agar perusahaan turut mengadopsi kebijakan WFA pada periode yang sama bagi buruh atau karyawan.

Kendati demikian, aturan ini tidak mengikat. Keputusan penerapan sistem kerja fleksibel diserahkan sepenuhnya kepada manajemen masing-masing perusahaan dengan mempertimbangkan target dan kebutuhan operasional.

Antisipasi Sektor Transportasi dan Pariwisata

Kepastian kalender libur ini memicu antisipasi persiapan di berbagai sektor. Masyarakat dianjurkan untuk menyusun rencana perjalanan mudik dan memesan tiket transportasi serta akomodasi sejak jauh hari agar lebih nyaman.

Bagi pekerja kantoran, sinkronisasi jadwal cuti pribadi dengan hari kerja penting dilakukan agar produktivitas tidak terganggu.

Di sisi lain, periode libur panjang ini memberi ruang bagi pelaku industri pariwisata dan transportasi untuk bersiap menghadapi lonjakan permintaan.

Para pelaku bisnis dapat memanfaatkan tingginya mobilitas ini untuk meningkatkan layanan, promosi, dan penjualan.

Sebagai informasi pelengkap, berikut adalah sisa daftar libur nasional tahun 2026 di luar bulan Maret:

Jumat, 3 April 2026: Wafat Yesus Kristus

Minggu, 5 April 2026: Paskah

Jumat, 1 Mei 2026: Hari Buruh Internasional

Kamis, 14 Mei 2026: Kenaikan Yesus Kristus

Rabu, 27 Mei 2026: Idul Adha 1447 H

Minggu, 31 Mei 2026: Hari Raya Waisak 2570 BE

Senin, 1 Juni 2026: Hari Lahir Pancasila

Selasa, 16 Juni 2026: Tahun Baru Islam 1448 H

Senin, 17 Agustus 2026: Hari Kemerdekaan RI

Selasa, 25 Agustus 2026: Maulid Nabi Muhammad SAW

Jumat, 25 Desember 2026: Hari Raya Natal


Daftar cuti bersama 2026 di luar bulan Maret meliputi:

Jumat, 15 Mei 2026: Cuti Bersama Kenaikan Yesus Kristus

Kamis, 28 Mei 2026: Cuti Bersama Idul Adha 1447 H

Kamis, 24 Desember 2026: Cuti Bersama Natal

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya