Berita

Logo Paralimpiade Milano Cortina 2026 (Situs Olympics)

Olahraga

Ukraina Boikot Paralimpiade Milano Cortina 2026

KAMIS, 19 FEBRUARI 2026 | 09:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Ukraina menyatakan para pejabatnya tidak akan menghadiri Paralimpiade Musim Dingin 2026 sebagai bentuk protes atas keputusan International Paralympic Committee (IPC) yang mengizinkan atlet Rusia dan Belarus tampil dengan membawa bendera nasional mereka.

IPC mengumumkan enam atlet Rusia dan empat atlet Belarus akan berlaga di Paralimpiade Milano-Cortina di bawah bendera masing-masing negara, bukan sebagai atlet netral. Padahal sejak invasi Rusia ke Ukraina, Moskow sebagian besar dilarang tampil di berbagai ajang olahraga internasional.

Menteri Olahraga Ukraina, Matviy Bidny, menyebut keputusan itu sebagai tindakan yang keterlaluan. Ia menuduh Rusia dan Belarus telah mengubah olahraga menjadi alat perang, kebohongan, dan penghinaan.


“Para pejabat publik Ukraina tidak akan menghadiri Paralimpiade. Kami tidak akan hadir di upacara pembukaan," ujarnya, dikutip dari France24, Kamis 19 Februari 2026.

Menteri Luar Negeri Ukraina Andriy Sybiga mengatakan pihaknya telah menginstruksikan para duta besar Ukraina untuk mengajak negara lain ikut memboikot upacara pembukaan pada 6 Maret di Verona. Menurutnya, mengibarkan bendera negara agresor saat perang masih berlangsung adalah langkah yang salah secara moral dan politik.

Ketegangan ini terjadi di tengah hubungan yang memburuk antara Ukraina dan International Olympic Committee (IOC). Sebelumnya, atlet skeleton Ukraina, Vladyslav Heraskevych, sempat dilarang tampil karena mengenakan helm yang menampilkan simbol untuk mengenang korban perang.

Meski pejabat pemerintah memboikot, Presiden Komite Paralimpiade Ukraina Valeriy Sushkevych memastikan para atlet tetap akan bertanding. Ia menolak mundur dari ajang tersebut.

“Jika kita tidak pergi, itu berarti membiarkan Putin mengklaim kemenangan atas atlet Paralimpiade Ukraina dan atas Ukraina," ujarnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya