Berita

Bonte Cari Pahala: Pelayanan Kesehatan Tradisional Gratis dan Edukasi Hukum untuk Warga Cileungsi (Foto: istimewa)

Kesehatan

Warga Cileungsi Terima Layanan Kesehatan Tradisional dan Konsultasi Hukum Gratis

RABU, 18 FEBRUARI 2026 | 13:23 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Program sosial bertajuk Bonte Cari Pahala Sabang Merauke sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan pelayanan kesehatan tradisional di kawasan Cileungsi, Bogor. 

Fokus utama program ini adalah memberikan akses pengobatan gratis serta edukasi kesehatan kepada masyarakat. 

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 12-14 Februari 2026, ini bertempat di pelataran Masjid Besar Al-Manshurunal Muqorrobun. Warga dapat memanfaatkan berbagai layanan terapi tradisional untuk menangani keluhan fisik maupun psikis tanpa dipungut biaya. 


Program ini digagas oleh Chandra Wahyu sebagai bentuk kontribusi sosial dalam meningkatkan kepedulian kesehatan dan literasi hukum masyarakat menuju visi Indonesia Emas. Antusiasme masyarakat Cileungsi terlihat tinggi sejak hari pertama pelaksanaan.

Selama tiga hari, panitia menghadirkan beberapa agenda utama, antara lain pelatihan teknik Bonte Treatment bagi 30 peserta yang terdiri dari santri dan warga setempat.

Kemudian layanan pengobatan tradisional gratis, termasuk penanganan saraf terjepit (HNP), pascastroke, dan cedera olahraga.  Lalu pijat tradisional untuk mengatasi nyeri sendi dan gangguan tulang belakang. 

Disediakan uga layanan kesehatan holistik, seperti akupunktur dan hipnoterapi. Ada pula konsultasi dan pendampingan hukum gratis, khususnya terkait perlindungan hukum dasar dan persoalan utang-piutang.

Pada hari terakhir, para peserta pelatihan diterjunkan langsung untuk membantu menangani keluhan masyarakat di bawah pengawasan tim dan pendampingan langsung dari Chandra Wahyu. 

Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini terbuka untuk semua kalangan.

“Alhamdulillah, sambutan warga sangat luar biasa. Konsepnya kami buat merakyat dengan menyediakan tenda layanan yang nyaman agar masyarakat tidak merasa sungkan untuk datang dan berkonsultasi,” ujarnya, dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu 18 Februari 2026.

Ia menambahkan bahwa gagasan ini lahir dari keprihatinan terhadap kondisi masyarakat yang belum sepenuhnya siap menghadapi persoalan kesehatan secara mandiri. Melalui pelatihan yang diberikan, ia berharap para peserta mampu mengaplikasikan ilmunya untuk membantu sesama di lingkungan masing-masing serta membangun kemandirian kesehatan di tingkat komunitas.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan moral dari sejumlah figur publik yang hadir di lokasi, di antaranya Arya Saloka, Indah Sari, Kirey, dan Vista Putri. 

Secara keseluruhan, “Bonte Cari Pahala” tidak hanya menjadi ajang pelayanan kesehatan gratis, tetapi juga wadah pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan keterampilan dan edukasi hukum yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya