Berita

Polisi dan tim medis lakukan ekshumasi mengungkap kematian santri di Wonogiri. (Foto: RMOLJateng/Istimewa)

Presisi

Polisi Lakukan Ekshumasi Selidiki Kematian Santri di Wonogiri

RABU, 18 FEBRUARI 2026 | 04:21 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kematian seorang santri berusia 11 tahun di Bulukerto, Wonogiri, menyisakan tanda tanya. Polisi melakukan ekshumasi untuk memastikan penyebab kematian secara ilmiah.

Dikutip dari Kantor Berita RMOLJateng, aparat Satreskrim Polres Wonogiri mendalami kasus meninggalnya santri berinisial DRP (11) yang ditemukan tak bernyawa di lingkungan pondok pesantren di Desa Geneng, Kecamatan Bulukerto, Kabupaten Wonogiri. 

Korban diketahui meninggal dunia pada Sabtu, 14 Februari 2026 dan dimakamkan pada malam harinya atas kesepakatan keluarga. 


Kasus ini mencuat setelah ayah korban yang baru tiba dari luar daerah pada Minggu, 15 Februari 2026, menerima informasi mengenai kondisi jenazah sebelum dimakamkan. Keluarga menyebut terdapat darah yang keluar dari hidung dan mulut korban, bahkan terlihat bercak darah pada peti jenazah.

Merasa ada kejanggalan yang perlu dipastikan, keluarga melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian pada Minggu. Laporan itu langsung ditindaklanjuti dengan penyelidikan oleh jajaran Polres Wonogiri bersama Polsek Bulukerto. 

Kapolres Wonogiri, AKBP Wahyu Sulistyo, menyatakan pembongkaran makam atau ekshumasi dilakukan sebagai bagian dari komitmen kepolisian untuk mengungkap penyebab kematian secara objektif. 

Ekshumasi dilaksanakan di pemakaman warga Dusun Ngelo RT 06/04, Desa Conto, Kecamatan Bulukerto, Wonogiri pada Selasa, 17 Februari 2026. Proses tersebut melibatkan Tim Inafis Polda Jateng, Tim Inafis Polres Wonogiri, serta tim dokter forensik dari RS Bhayangkara Polda Jateng yang dipimpin dr. Dian Novitasari. 

Menurut keterangan kepolisian, langkah ini bertujuan memastikan penyebab kematian berdasarkan pemeriksaan forensik dan alat bukti yang sah. Polisi menegaskan seluruh tahapan berjalan tertib dan kondusif tanpa adanya penolakan dari pihak keluarga maupun warga sekitar. 

Sementara itu, dari informasi keluarga, korban disebut tidak memiliki riwayat penyakit sebelumnya. Saat kejadian, korban sempat dibawa ke fasilitas kesehatan dengan kondisi mulut berbusa dan sedikit mengeluarkan darah. 

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi hingga hasil pemeriksaan forensik keluar secara resmi. Hasil tersebut nantinya akan menjadi dasar bagi penyidik dalam menentukan langkah hukum selanjutnya.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya