Berita

Perayaan Tahun Baru Imlek di Kelengteng Kong Miao di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Selasa 17 Februari 2026.(Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Nusantara

Umat Konghucu Harap Prabowo-Gibran Bawa Indonesia Lebih Baik

SELASA, 17 FEBRUARI 2026 | 20:27 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Umat Konghucu berharap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bisa membawa Indonesia yang lebih baik.

Demikian disampaikan Ketua Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Matakin) wilayah Jakarta Timur, Wandi Suardi saat perayaan Tahun Baru Imlek di Kelengteng Kong Miao di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Selasa 17 Februari 2026.

"Kehidupan kita di Indonesia kalau ada keadilan pasti tidak ada kemiskinan," kata Wandi.


Wandi menuturkan, umat Konghucu sudah terdidik untuk bersikap adil, untuk memastikan kehidupan yang dijalani dapat sejahtera.

Namun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini, Wandi mendapati keadilan menjadi barang yang mahal, sehingga upaya mensejahterakan rakyat menjadi sulit direalisasikan.

"Ya tapi itu kan ajaran, yang menyalahkannya bukan ajarannya, kita manusianya yang melanggar," sambungnya menyesalkan.

Oleh karena itu, Wandi berharap pemerintahan Prabowo-Gibran dapat menegakkan keadilan, sebagai upaya untuk menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia.

"Kita berharap untuk ke depannya bisa lebih baik dan lebih maju, keharmonisan kita selalu tetap terjaga," demikian Wandi yang juga Ketua Bidang Peribadatan Kelenteng Kong Miao TMII ini.

Kelenteng Kong Miao diresmikan pada 23 Desember 2010, dengan desain arsitektur bangunan disesuaikan dengan filosofi HUT kemerdekaan Indonesia.

Terdapat 17 anak tangga menuju Da Cheng Dian (ruang utama) kelenteng, didukung 8 tiang utama, dan 45 tiang teratai yang melambangkan tanggal 17 Agustus 1945.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya